Kemenhaj Gorontalo Minta Jemaah Waspadai Travel Umrah Bermasalah

  • 03 Agt 2026 15:28 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Gorontalo mengimbau masyarakat agar lebih teliti dalam memilih biro perjalanan umrah guna menghindari praktik penipuan yang masih kerap terjadi. Imbauan tersebut disampaikan menyusul masih adanya aduan terkait dugaan pelanggaran dalam penyelenggaraan ibadah umrah. Kepala Bidang Bina Layanan Haji dan Umrah Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Gorontalo, Syafwan Yusuf Ekie, menyampaikan masyarakat tidak boleh mudah tergiur dengan penawaran paket umrah berbiaya murah tanpa memastikan legalitas penyelenggaranya.

"Jangan cepat tergiur dengan paket murah, jemaah harus jeli memilih travel umrah. Apalagi kasus penipuan-penipuan umrah ini hampir selalu ada setiap tahunnya," ucap Syafwan, usai memberikan keterangan di Subdit Ditreskrimsus Polda Gorontalo, Senin 3 Agustus 2026.

Sebagai langkah pencegahan, Kementerian Haji dan Umrah terus menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat, termasuk memberikan panduan praktis agar calon jemaah tidak menjadi korban travel umrah yang tidak bertanggung jawab.

Langkah pertama yang dianjurkan adalah memastikan biro perjalanan telah terdaftar resmi sebagai Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) melalui aplikasi SATU HAJI. Melalui sistem tersebut, masyarakat dapat memeriksa status izin operasional, nomor surat keputusan, akreditasi, hingga masa berlaku izin travel.

Selain legalitas, calon jemaah juga diminta menelusuri reputasi travel melalui ulasan pelanggan di Google Reviews, media sosial, maupun rekomendasi dari keluarga atau kerabat yang pernah menggunakan layanan tersebut. Masyarakat juga diimbau menghindari travel yang tidak memiliki rekam jejak jelas atau masuk dalam daftar penyelenggara bermasalah.

Syafwan mengingatkan agar seluruh rincian biaya diperiksa secara cermat sebelum melakukan pembayaran. Biaya paket harus mencakup tiket pesawat, visa, hotel, konsumsi, dan transportasi, disertai bukti pemesanan serta jadwal keberangkatan yang jelas.

"Jemaah juga perlu mencermati isi perjanjian, terutama mengenai mekanisme pengembalian dana dan perlindungan asuransi. Pembayaran sebaiknya dilakukan melalui rekening resmi perusahaan dan seluruh bukti transaksi disimpan dengan baik," kata Syafwan.

Calon jemaah juga dianjurkan memilih travel yang menyediakan pembimbing ibadah bersertifikat, fasilitas akomodasi yang memadai, serta kepastian jadwal keberangkatan. Membandingkan beberapa paket dari penyelenggara resmi dinilai menjadi langkah bijak sebelum menentukan pilihan.

Dengan meningkatkan kewaspadaan dan melakukan verifikasi sejak awal, Kementerian Haji dan Umrah berharap masyarakat Gorontalo dapat melaksanakan ibadah umrah dengan aman, nyaman, serta terhindar dari praktik penipuan yang merugikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....