Ombudsman Gorontalo Lakukan Pengawasan Pastikan Kesiapan Layanan Jemaah Haji

  • 29 Apr 2026 22:14 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Gorontalo memastikan kesiapan layanan jemaah calon haji berjalan optimal melalui pengawasan langsung di Asrama Haji Kota Gorontalo, Selasa 29 April 2026. Pengawasan dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan pelayanan jemaah siap sebelum pemberangkatan ke Tanah Suci.

Kepala Ombudsman Gorontalo, Muslimin B. Putra mengatakan, pengawasan tersebut merupakan instruksi Ombudsman RI pusat yang dilaksanakan serentak di seluruh embarkasi di Indonesia.

"Pengawasan ini merupakan tugas dari pusat, sehingga seluruh embarkasi diminta memastikan kesiapan layanan jemaah haji secara menyeluruh," jelasnya

Muslimin mengatakan, terdapat delapan aspek yang menjadi fokus pengawasan, mulai dari pemondokan di asrama haji, pelayanan embarkasi, layanan kesehatan, transportasi, konsumsi, akomodasi, serta layanan pengaduan. Pengawasan dilakukan sejak jemaah memasuki asrama hingga proses pemberangkatan ke Tanah Suci.

Muslimin menambahkan pihaknya akan kembali melakukan pemantauan pada Jumat 9 Mei 2026 saat calon jemaah mulai masuk asrama dan Minggu 11 Mei 2026 saat proses pemberangkatan berlangsung.

"Rencananya kami akan datang lagi pada 9 dan 11 Mei 2026 saat jemaah masuk asrama dan menjelang keberangkatan," katanya.

Selain itu, Ombudsman juga berencana memperluas pengawasan ke Bandara Djalaluddin guna memastikan kesiapan fasilitas dan layanan sebelum jemaah diberangkatkan.

"Kami akan berkoordinasi dengan pihak bandara agar dapat mengakses fasilitas yang perlu diperiksa," ujarnya.

Dalam pelaksanaan pengawasan, Ombudsman menemukan kendala keterbatasan personel. Namun, hal tersebut dinilai dapat diatasi melalui koordinasi lintas instansi yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji.

"Melalui koordinasi dengan berbagai pihak, kami harap kebutuhan personel dapat terpenuhi sehingga pelayanan kepada jemaah bisa maksimal," kata Muslimin.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Gorontalo, Mansyur Basir, menyambut positif pengawasan tersebut. Ia menilai langkah Ombudsman dapat meningkatkan kualitas layanan haji di daerah. Menurut Mansyur, kesiapan layanan haji di Gorontalo telah mencapai 95 persen, dengan sisa persiapan berupa hal teknis seperti distribusi kartu nusuk yang akan diterima jemaah di Makassar.

"Untuk hotel, air, listrik, dan konsumsi, semuanya sudah siap 100 persen," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....