Seluruh JCH Kabgor Dapat Living Cost Rp750 Ribu

  • 24 Mei 2025 13:45 WIB
  •  Gorontalo

KBRN, Gorontalo: Seluruh Jemaah Calon Haji (JCH) tahun 2025 asal Kabupaten Gorontalo, mendapatkan Living Cost sebesar Rp750.000 dari Pemerintah Kabupaten Gorontalo. Uang saku Bantuan tersebut diberikan secara langsung oleh Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, pada acara pelepasan Jemaah calon haji yang berlangsung di Masjid Agung Baiturrahman Limboto.

Tahun ini, total Jemaah Calon Haji dari Kabupaten Gorontalo sebanyak 279 orang. Pemberian uang saku oleh pemerintah daerah ini merupakan bagian dari bentuk dukungan kepada para Jemaah calon haji selama berada di tanah suci. Bantuan ini diharapkan dapat membantu Jemaah dalam memenuhi berbagai kebutuhan yang tidak ditanggung oleh pihak penyelenggara haji.

“Pemerintah berharap living cost ini dapat sedikit membantu para Jemaah untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan selama berada di tanah suci. Kami juga berharap, tolong doakan daerah ini selalu aman dan pembangunan berjalan baik dan lancar,” ujar Sofyan Puhi.

Bantuan Living Cost yang diberikan Pemerintah Kabupaten Gorontalo pada tahun 2025ini mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya, yang hanya setara dengan 90 riyal. Tahun ini, nilainya dinaikkan menjadi Rp750 ribu untuk setiap jemaah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kabupaten Gorontalo, Syaiful Hippy menyebut kebijakan ini merupakan bagian dari perhatian dan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan jaminan bagi jemaah calon haji agar bisa fokus melaksanakan ibadah tanpa memikirkan hal lainnya.

“Dengan adanya Living Cost ini pemerintah berharap para Jemaah nanti dapat memenuhi berbagai kebutuhan selama berada di tanah suci, dan mereka bisa dengan fokus mengikuti seluruh tahapan ibadah haji,” tuturnya, Kamis (22/05/2025).

Para jemaah calon haji Kabupaten Gorontalo tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 30 dan 32 embarkasi UPG. Mereka telah memasuki Asrama Haji Provinsi Gorontalo pada 21 Mei 2025 dan diberangkatkan ke Makassar pada 22 Mei, sebelum melanjutkan penerbangan ke Arab Saudi. Pemerintah berharap seluruh jemaah menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah, serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan meraih predikat haji yang mabrur.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....