Polsek Kota Utara Polresta Gorontalo Kota Persempit Ruang Gerak Kriminalitas
- 06 Mei 2026 20:31 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Aparat Kepolisian Sektor Kota Utara Polresta Gorontalo Kota melakukan penyisiran di titik rawan kriminalitas guna memastikan stabilitas keamanan wilayah tetap terjaga. Operasi yang berlangsung sejak Selasa 5 Mei 2026 malam hingga Rabu 6 Mei 2026 dini hari tersebut, menyasar sejumlah lokasi strategis, mulai dari Jalan Rusli Datau hingga kawasan padat penduduk di Kecamatan Sipatana. Langkah preventif ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Kapolresta Gorontalo Kota untuk mengantisipasi potensi gesekan sosial dan tindakan melawan hukum.
Fokus utama petugas di lapangan adalah mendeteksi dini keberadaan penyakit masyarakat serta memutus rantai peredaran barang terlarang di pusat-pusat keramaian warga.
Kapolsek Kota Utara, Iptu Marwan Mohamad, memimpin langsung personel gabungan dari unit Bhabinkamtibmas dan Reskrim untuk memantau situasi keamanan secara intensif. Kehadiran fisik petugas di lapangan diharapkan mampu memberikan efek jera bagi para pelaku kejahatan yang kerap memanfaatkan kelengahan warga pada waktu istirahat.
Eks Terminal Andalas menjadi salah satu titik pengawasan paling ketat karena dinilai rawan terhadap praktik perjudian, peredaran minuman keras, hingga aksi premanisme. Petugas melakukan pemeriksaan secara menyeluruh untuk memastikan area publik tersebut tidak disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab yang dapat mengganggu ketertiban umum.
“Patroli ini difokuskan sebagai langkah antisipasi dini terhadap gangguan Kamtibmas, tindakan melawan hukum, hingga penyakit masyarakat,” ucap Marwan.
Selain menyasar tindak pidana, polisi juga membubarkan kerumunan pemuda yang kedapatan nongkrong hingga larut malam di pinggir jalan protokoler. Tindakan persuasif ini diambil guna mencegah terjadinya aksi balap liar dan penggunaan petasan yang sering memicu perkelahian antarkelompok remaja di wilayah hukum Kota Utara.
Petugas di lapangan juga berinteraksi langsung dengan penjaga terminal dan masyarakat sekitar untuk membangun sistem keamanan lingkungan yang lebih solid. Warga diminta untuk tidak ragu memberikan informasi atau laporan jika melihat aktivitas mencurigakan di sekitar tempat tinggal mereka agar bisa segera ditangani oleh kepolisian.
“Kami melakukan pembubaran secara persuasif guna menghindari potensi balap liar, penggunaan petasan, maupun tindak kriminalitas lainnya,” kata Marwan.
Selama penyisiran di sepanjang Jalan Brigjen Piola Isa hingga kompleks perumahan, petugas tidak menemukan adanya pelanggaran hukum yang menonjol. Namun, kewaspadaan tetap ditingkatkan mengingat dinamika keamanan kota yang cenderung fluktuatif pada waktu-waktu menjelang dini hari.
Kegiatan pengamanan yang berakhir pada pukul 02.00 WITA ini diklaim efektif meminimalisir ruang gerak pelaku kejahatan jalanan. Kondisi kewilayahan yang terpantau kondusif menjadi indikator keberhasilan patroli rutin yang dilakukan secara konsisten oleh jajaran Polsek Kota Utara.
“Kehadiran Polri di lapangan berhasil meminimalisir ruang gerak pelaku kejahatan dan menciptakan rasa aman bagi warga,” tambahnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....