Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Masih Tinggi

  • 29 Jun 2025 19:40 WIB
  •  Gorontalo

KBRN, Gorontalo : Perempuan dan anak masih menjadi kelompok paling rentan mengalami kekerasan, baik secara fisik maupun psikis. Padahal, sebagai pemilik hak asasi, mereka seharusnya mendapatkan perlindungan dari segala bentuk kekerasan dan penganiayaan di berbagai lingkungan.

Ketua Majelis Hukum dan HAM Aisyiyah Gorontalo, Roswati Lasimpala, menyampaikan keprihatinannya terhadap tingginya angka kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Ia menilai kondisi ini sangat memiriskan dan harus menjadi perhatian bersama untuk segera diatasi secara serius.

Roswati mengungkapkan bahwa anak-anak berusia 5 hingga 17 tahun merupakan kelompok usia paling rentan menjadi korban. Ia menyoroti bahwa perundungan atau bullying kini kian marak terjadi di lingkungan pendidikan, yang seharusnya menjadi ruang aman untuk tumbuh kembang anak.

Menyikapi kondisi tersebut, Roswati menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga sosial, dunia pendidikan, dan masyarakat luas untuk memberikan perlindungan nyata terhadap perempuan dan anak. Ia mengajak seluruh pihak untuk mengambil peran aktif dalam upaya pencegahan dan penanganan.

Menurutnya, perlindungan terhadap kelompok rentan bukan hanya tanggung jawab negara, tetapi juga merupakan tanggung jawab moral seluruh elemen masyarakat.

“Kita semua harus terlibat agar kekerasan tidak lagi menjadi bagian dari kehidupan anak-anak dan perempuan di sekitar kita,” tegas Roswati.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....