Hari Filateli, Mengenang Sejarah dan Minat Koleksi Perangko

  • 30 Mar 2026 13:01 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorotalo - Hari Filateli diperingati sebagai momentum untuk mengenang dan mengapresiasi dunia filateli, yaitu kegiatan mengoleksi dan mempelajari perangko serta benda pos lainnya. Di Indonesia, Hari Filateli menjadi ajang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap nilai sejarah, budaya, dan seni yang terkandung dalam setiap perangko.

Filateli sendiri telah berkembang sejak abad ke-19, seiring dengan munculnya perangko pertama di dunia, yaitu Penny Black di Inggris pada tahun 1840. Di Indonesia, kegiatan filateli mulai dikenal luas sejak masa kolonial Belanda dan terus berkembang hingga saat ini melalui komunitas dan organisasi pecinta perangko.

Menurut berbagai sumber di internet, peringatan Hari Filateli biasanya diisi dengan berbagai kegiatan seperti pameran perangko, diskusi komunitas, hingga peluncuran edisi perangko khusus. Kegiatan ini tidak hanya menarik bagi kolektor lama, tetapi juga bertujuan mengajak generasi muda untuk mengenal filateli sebagai hobi edukatif.

Di era digital saat ini, minat terhadap filateli memang mengalami tantangan akibat pergeseran ke komunikasi elektronik. Namun demikian, koleksi perangko tetap memiliki nilai historis dan ekonomi yang tinggi. Banyak kolektor yang masih aktif berburu perangko langka, baik melalui lelang maupun platform daring.

Pemerhati filateli menyebutkan bahwa perangko bukan sekadar alat pembayaran pengiriman surat, tetapi juga media dokumentasi perjalanan suatu bangsa. Gambar dan tema pada perangko sering kali mencerminkan peristiwa penting, tokoh nasional, hingga kekayaan budaya.

Dengan peringatan Hari Filateli, diharapkan masyarakat semakin menghargai keberadaan perangko sebagai bagian dari warisan sejarah dan terus melestarikan hobi filateli di tengah perkembangan zaman.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....