Abel Lizzy Gandeng Simalodra, Bawakan Ulang "Madu dan Racun" dengan Sentuhan Segar
- 16 Agt 2026 13:25 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo: Abel Lizzy kembali menyapa penikmat musik Tanah Air lewat sebuah karya bertajuk "Madu dan Racun", sebuah aransemen ulang dari salah satu lagu populer Indonesia yang sudah begitu familiar di telinga masyarakat. Dalam versi terbarunya ini, Abel tidak sendirian , ia menggandeng Simalodra yang turut mengisi bagian rap, memberi warna baru pada lagu legendaris tersebut.
"Madu dan Racun" sendiri dikenal luas sebagai lagu klasik yang pernah populer sejak era 1980-an, dengan lirik yang menggambarkan dilema dan ketidakpastian dalam sebuah hubungan asmara, antara manisnya cinta yang menggoda dan potensi bahaya di baliknya. Lagu ini telah beberapa kali diaransemen ulang oleh musisi lintas generasi, dan kini giliran Abel Lizzy yang mencoba peruntungannya membawa lagu ini ke telinga pendengar masa kini.
Dalam interpretasinya, Abel Lizzy membawakan kembali "Madu dan Racun" dengan warna yang lebih fresh dan modern. Ia tidak sekadar menyanyikan ulang melodi lawas tersebut, melainkan mengemasnya dengan nuansa yang lebih segar sehingga tetap relevan dengan selera musik masa kini tanpa menghilangkan esensi asli lagu.
Kehadiran Simalodra dalam kolaborasi ini menjadi salah satu daya tarik utama. Lewat bagian rap yang dibawakannya, Simalodra memberikan dimensi baru pada lagu yang sebelumnya identik dengan format pop/melankolis khas era lawas. Perpaduan antara vokal Abel dan rap Simalodra inilah yang membuat versi "Madu dan Racun" kali ini terasa lebih dinamis, fresh, dan kekinian dibandingkan versi-versi sebelumnya.
Fenomena mengaransemen ulang lagu-lagu lawas dengan sentuhan modern bukanlah hal baru dalam industri musik Indonesia. Namun, kolaborasi antara musisi vokal dan rapper seperti yang dilakukan Abel Lizzy dan Simalodra menunjukkan bagaimana lagu-lagu nostalgia bisa terus hidup dan menemukan audiens baru di kalangan pendengar muda, tanpa kehilangan jejak sejarah dan nilai emosional yang melekat pada lagu aslinya.
Kolaborasi ini sekaligus menjadi bukti bahwa batas antara genre musik semakin cair, perpaduan vokal pop dengan rap kini menjadi salah satu formula yang banyak digemari dalam mengemas ulang karya-karya klasik agar tetap relevan di tengah perkembangan tren musik yang terus berubah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....