Bernadya Tuangkan Takut Bahagia di Album Baru

  • 27 Jun 2026 21:31 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Bernadya kembali menghadirkan karya penuh melalui album keduanya bertajuk Semoga Hanya di Mimpi. Album ini menjadi ruang yang sangat personal bagi penyanyi dan penulis lagu asal Surabaya tersebut untuk menuangkan berbagai kegelisahan tentang cinta, terutama rasa takut ketika hidup terasa terlalu tenang dan bahagia.

Tema utama album ini berangkat dari konsep cherophobia, yaitu ketakutan terhadap kebahagiaan karena merasa akan ada sesuatu yang buruk datang setelahnya. Bernadya mengaku justru mengalami kecemasan saat kehidupannya berjalan normal dan damai. Perasaan itulah yang kemudian ia ubah menjadi rangkaian lagu yang jujur dan penuh refleksi.

Dalam proses penulisan, Bernadya sempat ragu terhadap beberapa lirik yang dianggap terlalu personal. Salah satunya terdapat pada lagu Laut yang Tenang, yang hampir ia ubah karena khawatir menjadi doa. Namun pada akhirnya ia memilih mempertahankan lirik asli sebagai bentuk kejujuran terhadap perasaan yang sedang dialami.

Album ini juga menjadi ajang eksplorasi baru lewat kolaborasi dengan sejumlah produser dan penulis lagu. Bernadya bekerja sama dengan Enrico Octaviano, Baskara Putra, Dennis Ferdinand, Vega Antares, serta kembali menggandeng Petra Sihombing dan Rendy Pandugo yang sebelumnya telah menjadi bagian dari perjalanan musiknya. Kehadiran para kolaborator tersebut menghadirkan dinamika baru dalam proses kreatif album ini.

Secara musikal, Semoga Hanya di Mimpi terinspirasi dari warna musik Indonesia era awal 2000 an dengan dominasi instrumen organik yang dipadukan sentuhan elektronik. Meski menawarkan nuansa baru, karakter vokal Bernadya yang lembut dan liriknya yang puitis tetap menjadi identitas utama yang melekat dalam setiap lagu.

Melalui album ini, Bernadya berharap lagu lagunya dapat menjadi teman bagi siapa saja yang sedang menghadapi rasa takut, kecemasan, maupun pergulatan batin. Semoga Hanya di Mimpi menjadi bukti bahwa kerentanan dapat diubah menjadi karya yang menguatkan banyak orang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....