Bebe Rexha Buka Era Baru lewat Dirty Blonde

  • 27 Jun 2026 20:25 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Bebe Rexha resmi menghadirkan album terbaru bertajuk Dirty Blonde, sebuah proyek yang menjadi tonggak penting dalam perjalanan kariernya. Album ini merupakan rilisan pertamanya sebagai artis independen, menandai babak baru yang memberikan kebebasan penuh bagi Bebe untuk mengekspresikan visi musiknya tanpa batasan label besar.

Dirty Blonde berisi 13 lagu yang menampilkan berbagai sisi musikal Bebe Rexha, mulai dari anthem dance yang enerjik hingga balada yang intim dan penuh kejujuran. Melalui album ini, ia menghadirkan karya yang lebih personal, mengisahkan perjalanan hidup, perjuangan emosional, dan proses menemukan kembali jati dirinya sebagai musisi.

Beberapa lagu yang menjadi sorotan dalam album ini antara lain Hysteria, Tokyo, serta New Religion yang menampilkan kolaborasi bersama grup dance legendaris Faithless. Album ini juga ditutup dengan Sad Girls, hasil kolaborasi bersama David Guetta yang memadukan emosi mendalam dengan produksi progressive house yang penuh energi.

Menurut Bebe Rexha, Dirty Blonde mengingatkannya pada alasan awal dirinya jatuh cinta kepada musik. Kebebasan dalam menentukan arah kreatif membuatnya lebih berani mengambil risiko dan menghasilkan karya yang benar benar merepresentasikan dirinya. Semangat tersebut terasa di setiap lagu yang menghadirkan perpaduan pop, dance, house, hingga sentuhan elektronik modern.

Secara keseluruhan, Dirty Blonde tidak hanya menjadi kumpulan lagu, tetapi juga perjalanan emosional yang utuh. Album ini bergerak dari ledakan energi, kerentanan, harapan, hingga penerimaan diri, memperlihatkan evolusi Bebe Rexha sebagai penyanyi sekaligus penulis lagu yang semakin matang.

Dengan Dirty Blonde, Bebe Rexha menunjukkan bahwa kebebasan berkarya mampu melahirkan karya yang lebih jujur dan autentik. Album ini menjadi salah satu proyek paling personal dalam kariernya sekaligus menegaskan posisinya sebagai musisi yang terus berkembang tanpa takut mengeksplorasi batas baru dalam bermusik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....