Animasi Garuda di Dadaku Resmi Tayang di Bioskop

  • 14 Jun 2026 10:45 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Film animasi keluarga Garuda di Dadaku resmi tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai Kamis, 11 Juni 2026. Kehadiran film ini tidak hanya menawarkan hiburan bagi anak-anak dan keluarga, tetapi juga membawa pesan inspiratif tentang pentingnya keberanian dalam mengejar cita-cita.

Melalui kisah yang hangat, mengharukan, dan penuh keceriaan, film ini mengajak anak-anak Indonesia untuk tidak takut bermimpi setinggi mungkin. Cerita berpusat pada Putra, seorang anak laki-laki yang bercita-cita menjadi pemain andalan tim nasional Indonesia. Dalam perjalanannya meraih impian tersebut, ia ditemani seekor garuda kecil ajaib bernama Gaga dan sahabat setianya, Naya, yang selalu memberikan dukungan.

Garuda di Dadaku merupakan hasil kolaborasi belasan studio animasi lokal yang berupaya menghadirkan karya berkualitas internasional sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme melalui media film. Produksi ini menjadi salah satu bukti perkembangan industri animasi Indonesia yang semakin kompetitif.

DIlansir dari GNFI, Sutradara film, Ronny Gani, mengungkapkan bahwa cerita yang diangkat berawal dari pengalaman pribadinya mengenai keraguan dan rasa takut yang kerap dialami banyak orang saat mengejar impian.

Menurutnya, setiap anak pernah merasa tidak cukup mampu, takut mengalami kegagalan, atau menganggap cita-cita mereka terlalu tinggi untuk diraih. Namun, melalui film ini ia ingin menyampaikan bahwa keberanian dapat tumbuh ketika seseorang mendapat dukungan dari lingkungan terdekat.

Pesan tersebut diperkuat oleh produser Shanty Harmayn yang menyoroti pentingnya peran orang tua dalam membangun kepercayaan diri anak. Ia menilai dukungan sederhana dari keluarga dapat menjadi faktor penentu bagi anak untuk terus melangkah dan mewujudkan impiannya.

Selain membawa pesan positif, film ini juga menjadi momentum penting bagi industri kreatif nasional. Ronny Gani bersama para produser, yakni Shanty Harmayn, Aoura Lovenson Chandra, dan Tanya Yuson, ingin menunjukkan bahwa karya animasi Indonesia mampu bersaing di tingkat internasional.

Sebelum resmi diputar di Indonesia, Garuda di Dadaku telah lebih dahulu mendapatkan pengakuan di luar negeri. Film tersebut berhasil masuk nominasi kategori animasi dalam Golden Goblet Awards pada Shanghai International Film Festival 2026 dan bersaing dengan sejumlah karya dari berbagai negara, termasuk Brasil dan Prancis.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....