Street Food Jilid III Hadir di Kampung Cina, Pemkot Bidik Perputaran Ekonomi
- 18 Jun 2026 16:14 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Kota Gorontalo – Pemerintah Kota Gorontalo kembali menggulirkan program Street Food Jilid III sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya, Street Food Jilid III akan dipusatkan di kawasan Kampung Cina, tepatnya di Jalan Jenderal Suprapto, Kelurahan Biawao, Kecamatan Kota Selatan. Kegiatan tersebut dijadwalkan mulai berlangsung pada Sabtu malam, 20 Juni 2026.
Persiapan pelaksanaan kegiatan ditinjau langsung oleh Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, Rabu 17 Juni 2026. Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh kebutuhan pendukung telah siap sehingga kegiatan dapat berjalan dengan baik dan menarik minat masyarakat.
Street Food Jilid III akan mengusung konsep kawasan bernuansa Tionghoa yang menjadi ciri khas Kampung Cina. Sepanjang area kegiatan akan dihiasi lampion merah dan dimeriahkan dengan penampilan Barongsai pada malam pembukaan.
Selain itu, sejumlah pelaku UMKM dari komunitas Tionghoa turut dilibatkan untuk menghadirkan beragam pilihan kuliner bagi pengunjung. Kehadiran mereka diharapkan mampu memperkuat identitas kawasan sekaligus menambah daya tarik kegiatan.
Pemerintah Kota Gorontalo melalui Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan UMKM juga telah menyiapkan penataan khusus bagi para pelaku usaha agar kawasan Street Food tampil lebih tertib, nyaman, dan menarik.
Wali Kota Adhan Dambea mengatakan program Street Food menjadi salah satu strategi pemerintah daerah untuk menjaga perputaran ekonomi masyarakat di tengah tantangan fiskal yang dihadapi daerah.
“Kami di daerah dituntut untuk mencari strategi agar meningkatkan ekonomi daerah, karena biaya transfer daerah dipangkas,” ujar Adhan.
Menurutnya, program tersebut telah menunjukkan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Pada pelaksanaan Street Food Jilid I, total transaksi yang tercatat mencapai Rp432 juta. Sementara pada Street Food Jilid II, nilai transaksi meningkat menjadi sekitar Rp736 juta.
Melihat capaian tersebut, Pemerintah Kota Gorontalo optimistis Street Food Jilid III akan menghasilkan perputaran ekonomi yang lebih besar sekaligus membuka peluang promosi yang lebih luas bagi pelaku UMKM lokal.
Program ini diharapkan tidak hanya menjadi ruang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi instrumen penguatan ekonomi kerakyatan melalui peningkatan pendapatan para pelaku usaha kecil di Kota Gorontalo.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....