UKM Casamur Dapat Pelatihan Pengembangan Olahan Cabai dan Digital Pemasaran
- 05 Jun 2026 11:00 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - UKM Casamur menerima pendampingan dan pelatihan pengembangan produk olahan cabai rawit serta pemanfaatan platform digital pemasaran dalam kegiatan pengabdian masyarakat yang didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Kementerian Pendidikan, Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) tahun 2026. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, dari 2 hingga 4 Juni 2026, di balai produksi UKM Casamur, Desa Lomuli.
Pelatihan dipimpin oleh Ketua Tim Pengabdian Muh Arsyad, S.TP., M.Si., yang menekankan pentingnya diversifikasi produk untuk menjaga stabilitas harga komoditas lokal dan menekan tekanan inflasi. “Diversifikasi olahan cabai rawit menjadi produk bernilai tambah seperti sambal ikan cakalang dan abon cabai membuka peluang ekonomi baru bagi pelaku UKM sekaligus membantu menstabilkan pasokan dan harga cabai di pasar lokal,” ujar Muh Arsyad saat membuka kegiatan.
Anggota tim, Nur Fitriyanti Bulotio, S.Pi., M.Si., memimpin sesi praktik pembuatan abon cabai dan proses pengemasan. Peserta, yang mayoritas terdiri dari anggota PKK dan pelaku UKM setempat, melakukan praktik langsung mulai dari pengolahan bahan baku, pengolahan abon cabai, hingga teknik pengemasan yang higienis untuk memperpanjang masa simpan produk.
Salah satu produk andalan yang dikembangkan dalam pelatihan adalah sambal ikan cakalang fufu. varian sambal yang menggabungkan cita rasa lokal dan kandungan protein dari ikan cakalang untuk meningkatkan nilai gizi serta daya tarik pasar. Tim memberikan panduan resep, takaran bahan, serta standar kebersihan dan keamanan pangan yang harus dipenuhi agar produk layak dipasarkan secara lebih luas.
Di sisi lain, aspek pemasaran digital menjadi fokus penting dalam rangka memperluas jangkauan pasar UKM Casamur. Anggota tim yang membawakan materi platform digital, Betrisandi, M.Kom., memberikan pelatihan penggunaan platform digital sebagai strategi pemasaran daring, termasuk pengelolaan toko online sederhana, pemanfaatan media sosial, serta cara mengoptimalkan platform untuk memfasilitasi transaksi dan pengiriman. Pelatihan ini dirancang untuk mempermudah UKM bertransisi dari pemasaran tradisional ke pemasaran digital yang lebih efisien. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa dalam membantu pelaksanaan kegiatan, sekaligus mengenalkan dunia usaha bagi mahasiswa.
Ketua UKM Casamur, Abdul Kadir Yunus, menyambut baik program ini dan menyatakan bahwa pelatihan tersebut sangat relevan bagi usaha mereka. “Pelatihan ini memberi kami keterampilan baru dalam pengolahan dan pemasaran. Kami berharap produk abon cabai dan sambal ikan cakalang ini dapat meningkatkan pendapatan anggota dan mencakupan pasar yang lebih luas,” kata Abdul Kadir.
Pelaksanaan kegiatan juga melibatkan dialog antara tim pengabdian dan peserta untuk merumuskan skema produksi, pengendalian mutu, serta strategi harga yang dapat membantu menjaga stabilitas harga cabai rawit di tingkat lokal. Muh Arsyad menekankan perlunya koordinasi rantai pasok, penjadwalan panen dan pasokan bahan baku, serta pemberian edukasi kepada petani agar harga tidak tertekan oleh fluktuasi musiman.
Pelatihan interaktif tersebut diakhiri dengan sesi evaluasi dan pendampingan lanjutan. Tim pengabdian menyampaikan rencana monitoring dan pembinaan pasca-kegiatan, termasuk pendampingan teknis dalam penerapan standar produksi dan dukungan pemasaran digital. Kegiatan ini mendapat apresiasi dari warga setempat dan anggota UKM Casamur yang antusias mengikuti seluruh rangkaian pelatihan.
Dengan dukungan DPPM Kemdiktisaintek, program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kapasitas produksi dan pemasaran UKM, tetapi juga menjadi upaya konkret menjawab tantangan ekonomi lokal melalui diversifikasi produk dan transformasi digital. Tim pengabdian berharap model pemberdayaan ini dapat direplikasi di desa-desa lain untuk mendorong ketahanan ekonomi lokal dan stabilitas harga komoditas strategis seperti cabai rawit.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....