Pemkab Gorontalo Rekrut Tenaga Konsultan Pendamping PLUT-KUMKM
- 06 Mei 2026 13:28 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Pemerintah Kabupaten Gorontalo saat ini tengah melaksanakan seleksi rekrutmen tenaga konsultan pendamping Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi dan UMKM (PLUT-KUMKM). Selasa 5 Mei 2026, tahapan seleksi sudah memasuki uji presentasi esai dan wawancara yang diikuti oleh sejumlah peserta.
Rekrutmen tenaga konsultan pendamping ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mengoptimalkan manfaat PLUT-KUMKM yang berlokasi di Desa Bulila, Kecamatan Telaga.
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, saat membuka kegiatan tersebut menegaskan bahwa PLUT-KUMKM memiliki peran strategis sebagai pusat layanan bagi pelaku usaha, mulai dari konsultasi bisnis, pendampingan, pelatihan hingga fasilitasi akses pembiayaan dan pemasaran.
“Seleksi ini menjadi pintu masuk untuk memastikan kita mendapatkan SDM terbaik yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki integritas, komitmen, dan semangat pengabdian dalam memberdayakan UMKM,” tegasnya.
Ia juga sedikit menjelaskan tugas dan tanggungjawab konsultan pendamping yang nantinya lolos seleksi. Di antaranya penguatan legalitas usaha, peningkatan kapasitas SDM, standardisasi produksi, akses pembiayaan, serta perluasan pemasaran berbasis digital.
“Di era digital saat ini, pendamping harus mampu mendorong pelaku usaha masuk ke marketplace, media sosial hingga e-katalog pemerintah. Produk Gorontalo harus dikenal luas,” tandas Bupati.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Gorontalo, Arifin Suaib, menyampaikan bahwa seleksi ini merupakan bagian dari upaya mengoptimalkan fungsi PLUT-KUMKM sebagai pusat pengembangan ekonomi daerah.
“Kita tidak sekadar melengkapi struktur, tetapi membangun ekosistem ekonomi yang kredibel. Pendamping yang terpilih harus memadukan profesionalitas dengan semangat kerelawanan, memiliki ‘otak korporasi’ dan ‘hati sosial’,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan, PLUT-KUMKM saat ini tengah diusulkan menjadi Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) agar lebih terintegrasi dengan kebijakan daerah dan diperkuat oleh pejabat fungsional pengembang kewirausahaan. Selain itu, para calon pendamping akan diuji melalui keterlibatan langsung dalam agenda nasional PENAS Petani Nelayan XVII yang akan digelar pada 20–25 Juni 2026 di Gorontalo.
“Ini momentum pembuktian. Pendamping harus mampu mengkurasi dan menyiapkan UMKM lokal agar tampil di panggung nasional,” tandasnya.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Gorontalo optimistis akan melahirkan pendamping PLUT-KUMKM yang handal dan mampu mendorong peningkatan daya saing koperasi dan UMKM, sekaligus memperkuat ekonomi berbasis kerakyatan di daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....