“Perjuangan Sonny Naue Bangun Usaha Kue Balok Lumer”
- 26 Apr 2026 18:37 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Memulai usaha jualan memang tak semudah membalikkan telapak tangan. Dibutuhkan kerja keras, ketekunan, serta pengorbanan, terutama dalam mempromosikan produk agar dikenal luas oleh masyarakat. Hal itulah yang dirasakan oleh seorang pelaku usaha muda asal Kabupaten Gorontalo, Sonny Naue, yang mulai merintis usahanya sejak tahun 2025 lalu.
Berawal dari mencoba peruntungan dengan membuka lapak sederhana di kawasan Taman Budaya Limboto, Sonny perlahan membangun usaha keluarga yang kini dikenal dengan nama “Kue Balok Lumer Naue”. Usaha tersebut tidak hanya menjadi sumber penghasilan, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan keluarga yang terus ia jaga dan kembangkan.
Ide usaha ini bermula dari resep yang ia temukan melalui media sosial. Dengan penuh rasa penasaran, Sonny mencoba membuat kue balok tersebut di rumah. Tak disangka, hasil percobaannya mendapat respon positif dari orang-orang terdekat. Dari situlah ia melihat peluang untuk mengembangkannya menjadi usaha keluarga yang menjanjikan. Seiring waktu, Kue Balok Lumer Naue semakin dikenal masyarakat luas karena cita rasanya yang lezat dan teksturnya yang lembut.
Namun, perjalanan usaha tersebut tidak selalu berjalan mulus. Tantangan terbesar yang dihadapi adalah kenaikan harga bahan baku yang cukup signifikan. Kondisi ini membuat Sonny harus berpikir keras agar usahanya tetap berjalan tanpa harus membebani pelanggan dengan kenaikan harga. Baginya, keuntungan kecil bukanlah masalah, selama dagangannya tetap diminati dan dibeli oleh masyarakat.
Kue balok yang dijual Sonny hadir dengan berbagai variasi topping yang semakin menambah cita rasa. Dalam satu malam, ia mampu menjual hingga 4 kilogram kue balok. Harga yang ditawarkan pun relatif terjangkau, yakni Rp16.000 untuk isi 4 dan Rp20.000 untuk isi 5, dengan tambahan topping sesuai pilihan pelanggan.
Di sela aktivitas berjualannya di Sabtu malam 24 April 2026 , Sonny sempat berbagi cerita kepada kru RRI Gorontalo tentang perjalanan usahanya. Ia mengungkapkan bahwa nama “Naue” yang disematkan pada usahanya merupakan marga keluarga yang ia gunakan sebagai bentuk rasa cinta dan penghargaan terhadap keluarganya. Ia berharap, melalui usaha ini, tidak hanya membawa keberkahan bagi keluarganya, tetapi juga dapat berkembang lebih besar dan dikenal di seluruh wilayah Gorontalo.
Kisah Sonny Naue menjadi bukti bahwa dengan ketekunan, kreativitas, dan semangat pantang menyerah, usaha kecil pun dapat tumbuh dan dikenal luas. Di tengah berbagai keterbatasan, semangat untuk terus berjuang menjadi kunci utama dalam meraih kesuksesan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....