Apindo Gorontalo Dorong Pembinaan UMKM Lokal

  • 23 Jan 2026 15:40 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Meskipun produk-produk UMKM di Provinsi Gorontalo terus berkembang, namun sektor ini masih memerlukan sentuhan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, akademisi, dan para pengusaha itu sendiri. Penegasan ini disampaikan Wakil Ketua DPP Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Provinsi Gorontalo, Abdulrahim Umar, pada Dailog Interaktif, Rabu 21 Januari 2026.

“Ada sejumlah produk UMKM yang terus mengalami perkembangan di Provinsi Gorontalo, namun masih memerlukan beberapa sentuhan baik dari Pemerintah, Akademisi, maupun kita sebagai eksekutor UMKM dan Pengusaha. Tentunya, peran pemerintah di sini kami berharap bisa memberikan pembinaan kepada UMKM dan pengusaha ini dalam memproduksi suatu produk atau barang,” tegas Abdulrahim Umar

Abdulrahim menjelaskan, salah satu kebutuhan utama pelaku UMKM saat ini adalah pembinaan yang lebih intensif. Selama ini, menurut Abdulrahim, banyak pengusaha dan pelaku UMKM yang belajar secara mandiri atau melalui media sosial dalam mengembangkan produk mereka. Namun, hal tersebut belum cukup untuk memastikan kualitas dan keberlanjutan usaha mereka.

“Kami sering bincang-bincang dengan teman-teman pengusaha dan UMKM, biasanya mereka melakukan sesuatu itu adalah ilmu yang mereka pelajari secara mandiri atau di beberapa media sosial,” jelasnya

Karena itu, Apindo Gorontalo mengharapkan agar pemerintah dapat lebih aktif dalam memberikan bimbingan langsung kepada pelaku UMKM, terutama dalam hal pembuatan produk yang berkualitas. Selain itu, Abdulrahim juga menyoroti pentingnya peran akademisi dalam mendukung sektor UMKM di Gorontalo, khususnya dalam pemanfaatan bahan baku lokal.

"Kami harapkan bahwa nantinya pemerintah langsung mengintervensi atau turun langsung kepada pelaku UMKM atau pengusaha, baik pemberian pemahaman misalnya membuat suatu produk yang baik dan lain-lain sebagainya. Kami berharap dari pada akademisi ini bisa menulis sesuatu, misalnya melimpahnya bahan baku khususnya di Provinsi Gorontalo. Karena biasanya bahan baku di sini justru keluar daerah, alangkah baiknya 50 persen bahan baku diolah di daerah,” ungkap Abdulrahim

Menurutnya, pengolahan bahan baku lokal di Gorontalo tidak hanya dapat meningkatkan kualitas produk UMKM, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat.

“Sehingga apa yang diharapkan oleh para pelaku UMKM itu bisa terpenuhi, misalnya ada bahan bakunya,” tambah Abdulrahim

Dengan kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah, akademisi, dan pengusaha, Abdulrahim yakin bahwa UMKM di Gorontalo bisa tumbuh lebih baik dan berkelanjutan, memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat. (RA)


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....