Desa Tanggilingo Ditetapkan Sebagai Desa Kreatif
- 28 Sep 2025 16:03 WIB
- Gorontalo
KBRN,Gorontalo:Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Teuku Riefky Harsya, menetapkan Desa Tanggilingo, Kabupaten Bone Bolango, sebagai Desa Kreatif. Peresmian ditandai dengan pemukulan alat musik tradisional polopalo bersama Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie, dan Bupati Bone Bolango Ismet Mile.Sabtu (27/9/2025).
Desa Tanggilingo yang terletak di Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo ini, akan menjadi percontohan bagi Desa lain yang ada di Provinsi Gorontalo sebagai desa kreatif.
Pembangunan ekonomi kreatif merupakan bagian penting dari strategi pembangunan nasional, ekonomi kreatif tidak hanya berbicara tentang produk dan jasa, tetapi juga tentang nilai tambah yang lahir dari ide, kreativitas, dan inovasi.ucap Teuku Riefky Harsya.
“Inilah kekuatan besar yang dimiliki Gorontalo, yakni kekayaan budaya, kearifan lokal, serta kemampuan adaptasi masyarakat terhadap perkembangan zaman,”katanya.
Untuk mendukung pengembangan desa kreatif, Kementerian Ekonomi Kreatif telah menyiapkan buku panduan berupa Keputusan Menteri tentang pengembangan desa kreatif.
Ke depan, berbagai program juga akan diluncurkan untuk memperkuat inisiatif tersebut dengan melibatkan pemerintah daerah, akademisi, pelaku usaha, hingga masyarakat.
Menekraf menegaskan, semangat ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya industri kreatif sebagai mesin ekonomi baru bagi Indonesia. Presiden meyakini, pertumbuhan ekonomi nasional akan semakin kuat apabila digerakkan dari daerah, kabupaten, hingga desa.
“Namun tentu saja, ini tidak bisa berjalan sendiri. Kita membutuhkan kolaborasi lintas sektor: kabupaten, provinsi, pusat, dunia akademik, pelaku bisnis, dan seluruh masyarakat agar pengembangan desa ini benar-benar optimal,”ujarnya.
Salah satu potensi unggulan Desa Tanggilingo adalah kue karawo, kue kering khas Gorontalo yang telah dikenal sejak era 1980-an. Produk ini menjadi ikon kuliner lokal dan kini diproyeksikan sebagai daya tarik nasional bahkan internasional.
Selain kuliner, potensi budaya dan alam Desa Tanggilingo juga menjadi fondasi penting dalam pengembangan subsektor ekonomi kreatif lainnya, seperti produk oleh-oleh dan Pariwisata.
Dengan semakin banyaknya produk lokal yang berkembang, diharapkan desa ini akan menarik lebih banyak wisatawan serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
“Semoga Desa Tanggilingo menjadi contoh inspiratif bagi desa-desa lain, baik di Gorontalo maupun di seluruh Indonesia, dalam membangun masa depan yang lebih sejahtera melalui kreativitas dan inovasi,” ucap Menekraf Teuku Riefky Harsya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....