Forum Koordinasi Fiskal dan Moneter Perkuat Sinergi Dorong Ekonomi Gorontalo
- 30 Apr 2026 12:44 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Gorontalo menggelar kegiatan Forum Koordinasi Fiskal dan Moneter: Penguatan Sinergi Kemenkeu Satu, Bank Indonesia, dan Pemerintah Provinsi Gorontalo. Kegiatan ini sebagai upaya memperkuat kolaborasi antar instansi dalam menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Kepala Kantor Wilayah DJPb Provinsi Gorontalo, Arie Suwandani Wiwit Warastuti, mengatakan forum tersebut merupakan agenda rutin yang melibatkan berbagai pihak, terkait pembangunan daerah, khususnya dari sisi keuangan dan perekonomian Gorontalo. Ia menjelaskan, selain sektor fiskal, Bank Indonesia juga memaparkan perkembangan dari sisi moneter. Menurutnya, kedua instrumen tersebut memiliki peran penting dan saling melengkapi dalam mendorong kemajuan ekonomi daerah.
“Forum ini memang adalah acara rutin kami untuk menggandeng seluruh pihak yang terkait dengan pembangunan di Gorontalo dari sisi keuangan Gorontalo. Dari sisi fiskalnya kami dari Kanwil DJPb, kemudian ada unit-unit Kementerian Keuangan seperti KPPN dan KPKNL yang memaparkan perkembangan penerimaan dan belanja,” ujar Kakanwil DJPb Arie Suwandani Wiwit Warastuti kepada RRI seusai kegiatan tersebut, yang dilaksanakan di Aula Dulohupa Kanwil DJPb, Kamis 30 April 2026.
“Dari sisi Bank Indonesia juga ada terkait moneter, jadi keduanya ini ibarat burung, sayap kanan dan sayap kiri untuk bisa membawa perekonomian Gorontalo lebih baik lagi. Karena itu kegiatan ini memang secara rutin kami laksanakan,” tambahnya
Arie juga memaparkan kondisi fiskal Gorontalo hingga 31 Maret 2026 yang menunjukkan capaian positif. Penerimaan negara masih tumbuh positif, begitu pula belanja pemerintah yang terus bergerak baik. Selain itu, inflasi di Gorontalo juga masih dalam kondisi terkendali.
“Fiskal Gorontalo sampai dengan 31 Maret itu sangat baik. Penerimaan masih tumbuh positif, belanja juga tumbuh positif, inflasi terkendali,” jelas Kakanwil

Meski demikian, ia mengingatkan seluruh pihak agar tetap waspada terhadap dinamika global yang dapat berdampak terhadap perekonomian daerah. Salah satu faktor yang menjadi perhatian adalah fluktuasi harga minyak dunia yang berpotensi memengaruhi kondisi ekonomi nasional maupun daerah.
“Namun memang kita harus terus waspada, karena perkembangan dinamika global ini semakin banyak hal-hal yang perlu kita waspadai, mungkin terkait harga minyak juga akan mempengaruhi ekonomi. Kemudian pencapaian penerimaan juga harus bisa terus kita tingkatkan,” katanya
Ia menambahkan, kondisi fiskal Gorontalo sejauh ini masih berada dalam tren positif, meskipun evaluasi terbaru akan kembali diperbarui setelah batas akhir pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) pada April ini.
“Sementara ini kita masih positif, nanti di April akan ada update. Karena penerimaan SPT terakhir hari ini. Kita masih baik, kondisinya sangat baik, tapi memang harus terus ditingkatkan,” ucapnya. (RA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....