Pemkab-Pemprov Gorontalo Berkolaborasi Optimalkan Penerimaan PAD
- 10 Feb 2026 22:41 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo menjalin kolaborasi dalam upaya mengoptimalkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kerja sama ini difokuskan pada percepatan transformasi digital serta perluasan jangkauan layanan pajak kepada masyarakat. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan pajak dan retribusi daerah.
Kolaborasi ini mengemuka setelah Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, menerima kunjungan tim optimalisasi PAD. Pertemuan berlangsung di Ruang Dulohupa, Kantor Bupati Gorontalo, Selasa 10 Februari 2026. Sugondo menilai kunjungan tersebut sebagai sinyal positif dalam memperkuat tata kelola pajak di tingkat daerah.
"Kegiatan ini memberikan optimisme yang besar. Kami menyambut baik strategi yang ditawarkan untuk memaksimalkan potensi pajak dan retribusi daerah demi kesejahteraan masyarakat," ujar Sugondo.
Dalam pertemuan tersebut, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Gorontalo menawarkan sejumlah solusi konkret untuk optimalisasi PAD. Salah satu langkah yang diusulkan adalah penerapan sistem pembayaran digital melalui QRIS secara penuh di seluruh unit layanan. Digitalisasi ini diharapkan dapat mempermudah transaksi serta meningkatkan transparansi pembayaran pajak.
Selain digitalisasi, pemerintah juga menyiapkan strategi layanan door to door atau jemput bola. Strategi ini ditujukan untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak yang selama ini sulit dijangkau oleh layanan konvensional. Tim Bapenda Provinsi Gorontalo juga merancang skema cost sharing operasional Samsat yang dinilai lebih adil bagi daerah-daerah penerima hasil opsen pajak.
Kepala Bapenda Provinsi Gorontalo, Danial Ibrahim, menjelaskan bahwa sinkronisasi kebijakan antara pemerintah provinsi dan kabupaten menjadi kunci utama. Ia menilai potensi pendapatan daerah yang ada saat ini masih belum tergarap secara maksimal. Oleh karena itu, diperlukan langkah bersama yang terstruktur dan berkelanjutan.
"Potensi pendapatan daerah kita masih sangat besar. Kendala utamanya adalah masalah kepatuhan dan jangkauan layanan. Roadshow ini menjadi titik awal penyelarasan kebijakan dan percepatan transformasi digital layanan pajak," jelas Danial.
Pemkab Gorontalo menyatakan komitmennya untuk bergerak bersama dalam meningkatkan kolektivitas pajak daerah. Sugondo berharap sinergi fiskal ini dapat meningkatkan PAD Gorontalo secara berkelanjutan. Peningkatan tersebut diharapkan mampu menopang pelayanan publik yang lebih optimal bagi masyarakat.
"Pemerintah Provinsi bertanggung jawab mengayomi kabupaten, dan kami akan bergerak bersama untuk memastikan pajak dan retribusi daerah berjalan optimal," pungkas Sugondo.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....