Kemenkeu Sosialisasi Literasi Keuangan Dan ORI028 ASN Gorontalo
- 09 Okt 2025 11:46 WIB
- Gorontalo
KBRN, Gorontalo : Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) bekerja sama dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Gorontalo menggelar kegiatan edukasi dan sosialisasi literasi keuangan serta Obligasi Negara Ritel (ORI028), Kamis (9/10/2025).
Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Mohuyula, Kanwil DJPb Provinsi Gorontalo ini diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai instansi Kementerian Keuangan, pemerintah daerah, serta perwakilan Kementerian/Lembaga di Provinsi Gorontalo. Tujuannya untuk meningkatkan pemahaman tentang pengelolaan keuangan pribadi dan mendorong partisipasi publik dalam pembiayaan pembangunan melalui investasi pada Surat Berharga Negara (SBN) Ritel.
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) DJPb Provinsi Gorontalo, Adnan Wimbyarto pada kesempatan tersebut menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari semangat Kemenkeu Satu untuk memperkuat sinergi antar unit di daerah.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin mengajak ASN dan masyarakat Gorontalo untuk memahami pentingnya literasi keuangan, mengelola pendapatan dengan bijak, dan berinvestasi secara aman. ASN harus mampu menjadi contoh dalam pengelolaan keuangan pribadi yang sehat dan bebas dari praktik seperti pinjaman online ilegal atau investasi bodong,” ujar Adnan
Ia juga menegaskan pentingnya peran ASN dalam memahami Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta peran SBN sebagai langkah awal menjadi agen penyampai kebijakan fiskal pemerintah kepada masyarakat.
Sementara itu, Chandra A.S. Wibowo, Analis Keuangan Negara Ahli Madya yang mewakili Direktorat Surat Utang Negara DJPPR, menjelaskan, penerbitan ORI028 merupakan bagian dari strategi pembiayaan APBN yang kredibel dan berkelanjutan.
“SBN adalah instrumen penting dalam mendukung pembiayaan pembangunan nasional. Melalui SBN Ritel seperti ORI028, masyarakat memperoleh peluang investasi yang aman dan menguntungkan, sekaligus berkontribusi langsung pada pembangunan negeri,” jelas Chandra

Ia menambahkan, kinerja APBN tahun 2025 tetap berada dalam kondisi sehat dan kredibel di tengah tantangan global, dengan pembiayaan utang yang dilakukan secara hati-hati melalui prinsip innovative, prudent, and sustainable financing.
Dalam sesi pemaparan, Antonius Dyan N.A. Analis Keuangan Negara Ahli Madya dari Direktorat Surat Utang Negara, juga menekankan pentingnya perencanaan keuangan pribadi sejak dini.
"Merencanakan keuangan bukan hanya soal menabung, tetapi juga bagaimana mengalokasikan dana secara bijak agar dapat mencapai tujuan hidup dan kebebasan finansial,” tuturnya
Sementara itu, Norman Febianto dari Direktorat yang sama, menjelaskan bahwa ORI028 merupakan salah satu instrumen investasi yang aman, terjangkau, dan memberikan keuntungan pasti.
"ORI028 memberikan imbal hasil tetap dan dijamin 100% oleh negara. Dengan berinvestasi di ORI028, masyarakat tidak hanya memperoleh keuntungan finansial, tetapi juga turut berkontribusi dalam membiayai program pembangunan nasional,” ujar Norman
ORI028 sendiri saat ini ditawarkan dalam dua tenor, yakni 3 tahun (ORI028-T3) dan 6 tahun (ORI028-T6), dengan masa penawaran berlangsung hingga 23 Oktober 2025. Pembelian dapat dilakukan secara online melalui 28 mitra distribusi resmi, termasuk perbankan, perusahaan sekuritas, dan fintech yang telah bekerja sama dengan Kementerian Keuangan.
Melalui kegiatan ini, Kementerian Keuangan berharap masyarakat, khususnya ASN di Gorontalo, semakin memahami manfaat investasi negara dan mengambil peran aktif dalam mewujudkan kemandirian pembiayaan pembangunan nasional. (RA)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....