QRIS Lampaui Target, Pengguna Capai 58 Juta Nasional
- 17 Nov 2025 19:17 WIB
- Gorontalo
KBRN, Gorontalo: Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa penggunaan QR Indonesia Standard (QRIS) terus mengalami lonjakan signifikan. Hingga September 2025, jumlah transaksi yang tercatat telah mencapai 10,33 miliar, melampaui target yang ditetapkan hingga 158 persen. Sistem pembayaran berbasis QR tersebut kini digunakan oleh 58 juta pengguna dan didukung oleh 41 juta merchant di seluruh Indonesia.
“Per September 2025, transaksi QRIS sudah mencapai 10,33 miliar. Ini telah melampaui target dan kini menjangkau puluhan juta pengguna serta 41 juta pedagang. Menariknya, lebih dari 90 persen merchant tersebut merupakan pelaku UMKM,” ujar Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta dalam pembukaan Bulan Fintech Nasional (BFN) 2025
Lebih lanjut, Filianingsih menyampaikan bahwa BI tidak hanya fokus memperluas adopsi QRIS di dalam negeri, tetapi juga menjadikan sistem ini sebagai alternatif pembayaran lintas negara. Saat ini, fitur QRIS Cross Border outbound telah dapat digunakan di sejumlah negara, yaitu Malaysia, Thailand, Singapura, dan Jepang.
“Untuk outbound, masyarakat Indonesia yang bepergian ke Jepang sudah bisa memakai QRIS untuk memindai JPQR. Namun, warga Jepang masih belum dapat menggunakan sistem tersebut di Indonesia karena kami masih menunggu lisensi dari otoritas keuangan Jepang,” jelasnya.
BI juga tengah mempercepat perluasan kerja sama QRIS lintas negara dengan Cina dan Korea Selatan. Targetnya, penggunaan QRIS Cross Border di Korea Selatan, baik outbound maupun inbound dapat berlaku sebelum pertengahan tahun 2026.
Melihat tren pertumbuhan pesat pembayaran digital, Bank Indonesia memperkirakan volume transaksi elektronik nasional dapat menembus 147,3 miliar transaksi pada 2030, atau meningkat hampir empat kali lipat dibandingkan capaian pada 2024.