Kominfo Awasi Penggunaan WiFi Publik Gorontalo
- 12 Agt 2025 15:10 WIB
- Gorontalo
KBRN, Gorontalo – Dalam beberapa bulan terakhir, penyediaan jaringan WiFi gratis di ruang-ruang publik di Kota Gorontalo semakin meluas. Mulai dari taman kota, kafe, hingga pusat perbelanjaan kini menyediakan akses internet bagi masyarakat.
Meski dinilai positif dalam mendukung transformasi digital, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Gorontalo menyatakan kekhawatirannya terhadap potensi penyalahgunaan akses internet, terutama oleh kalangan remaja dan anak-anak.
Kepala Dinas Kominfo Kota Gorontalo, Daud Rafertian Panigoro, mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini tengah meningkatkan pengawasan terhadap penggunaan internet publik guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
“Kami tentu mendukung perluasan akses internet di ruang publik karena ini bagian dari upaya digitalisasi. Namun, kami juga perlu waspada. Ada risiko penyalahgunaan internet untuk mengakses konten negatif, menyebarkan hoaks, atau bahkan aktivitas ilegal lainnya,” ujar Daud saat ditemui di Kantor Dinas Kominfo Kota Gorontalo, Jumat (8/8/2025).
Sebagai langkah konkret, Dinas Kominfo telah berkoordinasi dengan penyedia layanan internet (ISP) serta pemilik tempat usaha yang menyediakan WiFi publik agar menerapkan sistem filter dan pengawasan terhadap konten yang diakses oleh pengguna.
“Kami mendorong penggunaan sistem keamanan jaringan yang mampu memblokir situs-situs berbahaya. Selain itu, kami juga tengah mengembangkan sistem pemantauan terpadu untuk mendeteksi trafik internet mencurigakan di wilayah publik,” tambahnya.
Sosialisasi kepada masyarakat, khususnya pelajar dan orang tua, juga terus digencarkan guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya penggunaan internet secara bijak dan bertanggung jawab.
Dinas Kominfo menegaskan bahwa pengawasan penggunaan internet tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh lapisan masyarakat.
Dengan semakin luasnya akses WiFi publik, pihaknya berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan untuk kegiatan yang produktif, seperti pembelajaran daring, pengembangan UMKM, serta peningkatan literasi digital masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....