Produksi Pupuk Kaltim Tembus 3,5 Juta Ton

  • 11 Jul 2025 16:34 WIB
  •  Gorontalo

KBRN, Gorontalo : PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) mencatat kinerja produksi yang positif hingga pertengahan tahun 2025. Per 30 Juni 2025, total produksi perusahaan mencapai 3.508.761 ton, atau sekitar 54,5 persen dari target tahunan. Capaian ini menunjukkan komitmen Pupuk Kaltim dalam menjaga stabilitas produksi dan mendukung ketahanan pangan nasional.

“Produksi hingga semester pertama ini membuktikan keseriusan kami menjaga kesinambungan pasokan pupuk untuk petani. Kami terus memastikan stok tersedia agar kebutuhan sektor pertanian terpenuhi secara optimal,” ujar Direktur Operasi Pupuk Kaltim, F. Purwanto, Kamis (10/7/2025).

Dari total produksi tersebut, Urea menyumbang 1.865.517 ton, NPK sebanyak 149.882 ton, dan Amonia non-pupuk sebesar 1.493.362 ton. Berdasarkan capaian ini, Pupuk Kaltim optimistis mampu memenuhi target tahun 2025 sebesar 6,43 juta ton, yang terdiri atas 3,43 juta ton Urea, 2,71 juta ton Amonia, dan 285 ribu ton NPK.

Optimisme ini turut didukung oleh kapasitas produksi tahunan perusahaan yang mencapai 3,43 juta ton Urea, 2,74 juta ton Amonia, dan 300 ribu ton NPK.

Purwanto menyebut, perusahaan terus mengupayakan peningkatan kapasitas serta efisiensi produksi melalui sejumlah proyek strategis. Salah satu proyek utama adalah peremajaan Pabrik Amonia PKT-2 yang ditargetkan rampung pada 2025. Proyek ini diproyeksikan mampu meningkatkan efisiensi energi serta menurunkan emisi karbon hingga 110 ribu ton pada tahun 2030.

Selain itu, Pupuk Kaltim juga tengah membangun pabrik baru di Fakfak, Papua Barat, dengan tambahan kapasitas 1,15 juta ton Urea dan 825 ribu ton Amonia per tahun. Proyek ini diyakini akan memperkuat peran Pupuk Kaltim dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus meningkatkan daya saing di pasar global.

“Pembangunan pabrik baru dan proyek strategis lainnya merupakan bagian dari upaya jangka panjang kami untuk meningkatkan efisiensi dan memperkuat kontribusi terhadap ketahanan pangan nasional,” jelas Purwanto.

Sementara itu, untuk distribusi pupuk subsidi, Pupuk Kaltim juga menunjukkan kinerja positif. Hingga akhir Juni 2025, total pupuk subsidi yang telah disalurkan mencapai 500.484 ton, terdiri dari 349.029 ton Urea, 124.410 ton NPK, dan 27.045 ton NPK Formula Khusus.

Untuk menjamin distribusi yang efisien dan tepat sasaran, Pupuk Kaltim memanfaatkan aplikasi i-Pubers yang memungkinkan penebusan pupuk subsidi hanya dengan KTP. Selain itu, pengawasan distribusi turut diperkuat melalui koordinasi bersama pemerintah dan pemangku kepentingan terkait.

“Realisasi penyaluran ini mencerminkan komitmen kami terhadap amanah pemerintah dalam mendukung produktivitas pertanian nasional,” pungkas Purwanto.(Fry)


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....