Ramainya Aktivitas di Rumah Sakit Aloei Saboe
- 14 Feb 2025 13:04 WIB
- Gorontalo
KBRN, Gorontalo – Aktivitas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aloei Saboe, Kota Gorontalo, semakin ramai dengan kunjungan pasien dan keluarga mereka. Kondisi ini dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk menambah penghasilan dengan berjualan di sekitar rumah sakit, khususnya di sepanjang batas pagar RSAS.
Pantauan di lokasi menunjukkan berbagai jenis usaha tumbuh subur di kawasan ini. Mulai dari warung kelontong, kios makanan, hingga warung makan sederhana yang menyediakan kebutuhan bagi pengunjung rumah sakit maupun pasien rawat jalan.
Meski para pedagang memanfaatkan area luar rumah sakit untuk berjualan, pihak RSUD Aloei Saboe menegaskan bahwa mereka tidak dikenakan retribusi. Wakil Direktur 2 RSAS Kota Gorontalo, Hans Yahya, saat dikonfirmasi, membenarkan bahwa pihak rumah sakit tidak memungut retribusi dari pedagang yang berjualan di luar pagar rumah sakit.
"Pedagang yang berjualan di luar rumah sakit tidak dikenakan retribusi. Mereka memanfaatkan lahan yang tersedia di luar pagar. Namun, untuk pedagang yang berada di dalam area rumah sakit, seperti penjual makanan di lantai dua dan pedagang barang harian di lantai bawah, ada retribusi yang dikenakan sesuai aturan yang berlaku," jelas Hans Yahya, Sabtu (11/1/2025).
Sejauh ini, keberadaan para pedagang di luar pagar rumah sakit tidak mengganggu aktivitas RSUD Aloei Saboe. Justru, keberadaan mereka membantu memenuhi kebutuhan pasien dan keluarga yang datang berkunjung, terutama dalam hal makanan dan barang keperluan sehari-hari.
Salah satu pedagang, Siti (42), mengaku senang bisa berjualan di area luar pagar rumah sakit. Ia mengungkapkan bahwa banyak keluarga pasien lebih memilih membeli makanan dari warung sederhana di luar rumah sakit karena harga yang lebih terjangkau dibandingkan kantin di dalam rumah sakit.
"Alhamdulillah, setiap hari ada saja pembeli. Kami berjualan di sini karena banyak orang yang membutuhkan makanan murah dan cepat saji, terutama keluarga pasien yang menunggu di rumah sakit," ujarnya.
Ke depan, diharapkan aktivitas jual beli di sekitar RSUD Aloei Saboe tetap tertata dengan baik agar tidak mengganggu akses masuk dan keluar rumah sakit. Dengan tidak adanya retribusi bagi pedagang di luar pagar, mereka bisa terus berjualan dengan leluasa, sementara pihak rumah sakit tetap dapat mengelola lingkungan sekitar dengan tertib dan bersih.(ymp)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....