Bahaya Tersembunyi di Kuas Makeup

  • 12 Okt 2025 08:02 WIB
  •  Gorontalo

KBRN, Gorontalo : Tahukah anda, alat makeup yang setiap hari digunakan untuk mempercantik wajah ternyata bisa menjadi “sarang” bakteri berbahaya? Sebuah penelitian internasional mengungkap fakta mengejutkan: kuas makeup yang jarang dibersihkan ternyata mengandung lebih banyak bakteri dibandingkan kursi toilet umum.

Temuan ini diungkap dalam studi yang dilakukan oleh para peneliti dari Aston University’s School of Life and Health Sciences di Inggris. Dalam riset yang dipublikasikan di Journal of Applied Microbiology, mereka menganalisis berbagai alat rias seperti kuas, spons, dan aplikator bedak cair. Hasilnya, hampir 90% alat makeup yang diuji positif mengandung bakteri seperti E. coli, Staphylococcus aureus, dan Pseudomonas aeruginosa, yang semuanya bisa menyebabkan infeksi kulit hingga jerawat parah.

Menurut peneliti utama, Dr. Amreen Bashir, kebanyakan orang tidak pernah membersihkan kuas makeup mereka secara rutin, bahkan ada yang tidak pernah sama sekali. “Kebiasaan ini menciptakan lingkungan lembap yang ideal bagi bakteri untuk berkembang biak,” ujar Bashir, dikutip dari BBC News Health (2019).

Bakteri yang menumpuk pada bulu kuas makeup bisa berpindah ke kulit wajah, terutama saat ada luka kecil, jerawat, atau pori-pori terbuka. Akibatnya, risiko infeksi kulit, iritasi, dan peradangan meningkat tajam. Lebih buruk lagi, jika kuas disimpan di kamar mandi yang lembap, potensi kontaminasi bakteri akan berlipat ganda.

Peneliti juga menemukan bahwa sebagian besar pengguna tidak memperhatikan tanggal kedaluwarsa produk kosmetik mereka. Produk makeup yang sudah lama digunakan, apalagi yang sudah terpapar udara dan tangan berulang kali, menjadi tempat ideal bagi mikroba berbahaya untuk berkembang biak tanpa disadari.

Untuk mencegah hal ini, para ahli menyarankan agar kuas makeup dibersihkan minimal sekali dalam seminggu menggunakan sabun antibakteri atau cairan pembersih khusus. Selain itu, sebaiknya alat makeup disimpan di tempat kering dan tertutup, serta tidak dipinjamkan ke orang lain untuk menghindari penularan bakteri.

Banyak beauty influencer kini mulai mengkampanyekan pentingnya menjaga kebersihan alat makeup. Mereka menekankan bahwa merawat kebersihan alat kecantikan sama pentingnya dengan merawat kulit wajah itu sendiri. Seperti yang dikatakan dermatologis dari American Academy of Dermatology (AAD), Dr. Nada Elbuluk, “Tidak ada gunanya skincare mahal jika kuas makeup penuh bakteri tetap digunakan setiap hari.”

Rekomendasi Berita