Sepuluh Fakta Waktu Tidur yang Bisa Pengaruhi Kesehatan

  • 27 Jul 2025 19:26 WIB
  •  Gorontalo

KBRN, Gorontalo : Tidur bukan sekadar rutinitas harian untuk melepas lelah. Lebih dari itu, waktu tidur ternyata punya dampak besar terhadap kesehatan fisik dan mental. Tidur di waktu yang keliru bisa membuat tubuh lemas, suasana hati buruk, hingga mengganggu metabolisme.

Salah satu waktu tidur yang perlu dihindari adalah tidur setelah Subuh. Meskipun terasa menyegarkan bagi sebagian orang, faktanya tidur di waktu ini bisa membuat badan terasa lebih berat dan pikiran kacau. Dilansir dari Sleep Foundation, tidur setelah matahari terbit dapat mengganggu jam biologis alami tubuh yang dirancang untuk aktif di pagi hari.

Tidur pagi antara pukul 07.00 hingga 09.00 juga sering menyebabkan rasa pusing dan rasa malas untuk bergerak. Hal ini disebabkan oleh ketidaksesuaian waktu tidur dengan ritme tubuh yang seharusnya sudah mulai aktif bekerja. Penelitian dari National Institutes of Health menyatakan bahwa tidur di pagi hari bisa menurunkan fungsi kognitif sementara.

Sementara itu, tidur siang antara jam 11.00 hingga 13.00 justru dianjurkan untuk meningkatkan produktivitas. Waktu ini disebut ideal untuk power nap atau tidur singkat karena dapat menyegarkan otak tanpa mengganggu tidur malam. Studi dari Harvard Medical School menunjukkan bahwa tidur siang selama 20–30 menit di waktu ini bisa meningkatkan daya ingat dan konsentrasi.

Tidur setelah Ashar ternyata berdampak buruk bagi kualitas tidur malam. Banyak orang yang tidur sore mengalami kesulitan tidur di malam hari dan perubahan suasana hati. Menurut Sleep Research Society, tidur di sore hari bisa menurunkan kadar melatonin alami dan membuat pola tidur jadi tidak teratur.

Tidur saat Magrib juga tidak disarankan. Momen ini merupakan transisi dari siang ke malam, dan tidur di waktu ini sering menimbulkan rasa gelisah serta menyebabkan tidur malam menjadi tidak nyenyak. Pakar tidur dari Stanford University menyarankan agar tubuh tetap aktif di waktu-waktu menjelang malam untuk menjaga kestabilan ritme sirkadian.

Tidur terlalu awal, seperti jam 7 malam, juga tidak baik. Meski terdengar sehat, nyatanya hal ini bisa membuat seseorang bangun tengah malam dan sulit kembali tidur. Sebaliknya, waktu ideal untuk mulai tidur adalah antara jam 10 hingga 11 malam, saat tubuh secara alami mulai memproduksi hormon melatonin dalam jumlah maksimal.

Tidur terlalu larut, seperti jam 12 hingga 3 pagi, sangat tidak disarankan karena bisa mengacaukan suasana hati, menurunkan kekebalan tubuh, dan memperlambat metabolisme. American Academy of Sleep Medicine menyebutkan bahwa tidur larut malam secara konsisten bisa meningkatkan risiko obesitas, diabetes, dan depresi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....