Hujan Jelly Hoaks, Penyebar Berita Minta Maaf
- 20 Feb 2025 23:08 WIB
- Gorontalo
KBRN, Gorontalo – Warga Desa Leyao, Kecamatan Tomilito, Kabupaten Gorontalo Utara, sempat dihebohkan dengan kabar adanya fenomena aneh berupa "hujan jelly" pada Sabtu, 15 Februari 2025. Namun, setelah ditelusuri lebih lanjut, informasi tersebut ternyata tidak benar alias hoaks.
Klarifikasi ini disampaikan langsung oleh Santi Malajedi, pengguna Facebook yang sebelumnya melakukan siaran langsung terkait fenomena tersebut. Dalam unggahan terbarunya, ia mengakui bahwa berita yang disebarkannya tidak benar dan meminta maaf kepada masyarakat.
"Sebelumnya saya minta maaf atas live saya yang semalam karena sudah membuat gaduh di seluruh wilayah tentang hujan jelly," tulis Santi dalam unggahannya.
Ia menjelaskan bahwa dirinya spontan melakukan siaran langsung setelah melihat banyak warga berkumpul dan mengumpulkan benda menyerupai jelly yang berserakan di jalan. Namun setelah diselidiki lebih lanjut, ternyata benda tersebut merupakan mainan anak-anak yang sengaja dibuang ke jalan setelah hujan turun.
"Saya sudah berusaha mencari kebenarannya dan baru malam ini saya mendapatkan jawabannya. Maka dari itu, saya juga baru melakukan klarifikasi. Sekali lagi, saya memohon maaf atas berita yang sudah saya sebarkan," lanjutnya.
Fenomena hujan jelly ini sempat viral di media sosial dan menimbulkan berbagai spekulasi. Namun, dengan adanya klarifikasi ini, masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam menyebarkan informasi dan selalu melakukan verifikasi terlebih dahulu agar tidak menimbulkan kepanikan.(ymp)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....