Pohuwato Siapkan Maulid Nabi dengan Tradisi Turunani

  • 21 Agt 2026 22:40 WIB
  •  Gorontalo


RRI.CO.ID.GORONTALO – Pemerintah Kabupaten Pohuwato bersama Lembaga Adat Pohuwato menggelar rapat persiapan pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Rumah Adat Pohuwato. Rapat dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Pohuwato Iskandar Datau didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Zulkifli Umar.

Dalam rapat tersebut disepakati pelaksanaan Maulid Nabi tahun ini tetap mengacu pada tradisi tahun sebelumnya. Perayaan akan dipusatkan di Masjid Agung Baiturrahim Kabupaten Pohuwato dan dilaksanakan secara bersamaan dengan masjid besar di tingkat kecamatan.

Iskandar Datau menjelaskan, Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H yang jatuh pada Selasa, 25 Agustus 2026, akan dirangkaikan dengan tradisi Gorontalo yang diawali pada sore hari melalui turunani, yang juga dikenal dengan sebutan surunani atau sulunami.

“Karena di Gorontalo dilaksanakan dua perayaan, yakni secara nasional dan tradisional, maka perayaannya dimulai sejak sore hari dengan tradisi turunani,” jelas Iskandar.

Turunani merupakan seni tradisi lisan dan nyanyian bernuansa Islam berupa lantunan syair berbahasa Arab yang diiringi tabuhan rebana. Tradisi tersebut menjadi bagian penting dalam rangkaian perayaan Maulid Nabi di Gorontalo, meski saat ini mulai jarang dibawakan masyarakat.

Iskandar menegaskan, pelaksanaan turunani dan zikir atau dikili di masjid-masjid besar tingkat kecamatan akan dilakukan secara bersamaan. Langkah tersebut diharapkan membuat para pezikir tidak hanya berkumpul di satu tempat, tetapi dapat mengikuti pelaksanaan dikili di wilayah kecamatan masing-masing.

Untuk jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), Iskandar meminta persiapan walima dan toyopo tetap mengacu pada pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya. Setiap OPD diharapkan menyediakan walima dan toyopo yang telah dihias serta diisi dengan kue-kue tradisional Gorontalo.

“Kami berharap kepada sekretaris atau yang mewakili pimpinan agar keputusan bersama ini dapat segera dilaporkan. Waktu yang tersisa menjadi perhatian kita bersama, karena pada Selasa depan walima dan toyopo sudah harus berada di Masjid Agung Baiturrahim Pohuwato,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....