Bili’u Gorontalo, Pesona Syifa Hadju dan El Rumi Curi Perhatian

  • 05 Apr 2026 16:54 WIB
  •  Gorontalo

RRI. CO. ID Gorontalo: Viral di media sosial, pesona baju adat Bili’u khas Gorontalo kembali mencuri perhatian publik. Kali ini, sorotan datang dari pasangan selebritas ternama Syifa Hadju dan El Rumi yang tampil memukau dalam sesi foto pranikah mereka. Dalam balutan busana adat tersebut, keduanya tampil anggun dan berwibawa, menghadirkan nuansa tradisional yang berpadu harmonis dengan sentuhan modern.

Pemilihan busana adat Bili’u oleh Syifa Hadju bukan tanpa alasan. Diketahui, Syifa memiliki darah Gorontalo-Sunda yang mengalir dalam dirinya. Hal ini menjadi bentuk penghormatan terhadap akar budaya yang ia miliki. Melalui momen sakral pranikah, Syifa seakan ingin menunjukkan bahwa identitas budaya tetap bisa dirayakan dengan cara yang elegan dan relevan di era masa kini.

Sejak foto-foto tersebut beredar luas di berbagai platform digital, respon netizen pun mengalir deras. Banyak yang mengungkapkan rasa kagum terhadap keindahan busana adat Gorontalo yang dikenakan. Bahkan, tidak sedikit warganet yang membandingkan foto tersebut dengan dokumentasi pernikahan lain yang juga menggunakan Bili’u, memperlihatkan betapa kuatnya daya tarik busana tradisional ini di mata publik.

Baju adat Bili’u sendiri dikenal sebagai simbol kebesaran dan kehormatan dalam budaya Gorontalo. Setiap detailnya memiliki makna filosofis yang mendalam, mulai dari warna, aksesoris, hingga tata cara pemakaiannya. Ketika dikenakan, busana ini tidak hanya memperindah penampilan, tetapi juga memancarkan nilai-nilai luhur yang diwariskan secara turun-temurun.

Fenomena viral ini turut membangkitkan rasa bangga di kalangan masyarakat Gorontalo. Banyak yang merasa terharu melihat warisan budaya daerah mereka tampil begitu anggun, menarik, dan tampak mewah saat dikenakan oleh figur publik. Hal ini menjadi bukti bahwa budaya lokal memiliki daya tarik universal yang mampu menembus batas generasi dan latar belakang.

Lebih dari sekadar tren, momen ini menjadi pengingat bahwa busana adat bukan hanya soal estetika, tetapi juga tentang identitas, jati diri, dan kehormatan. Melalui langkah kecil seperti mengenakan pakaian tradisional dalam momen penting, generasi muda turut berperan dalam menjaga dan melestarikan budaya bangsa agar tetap hidup dan dikenal luas hingga ke masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....