Gebyar Ketupat Nusantara Meriah di Perbatasan Pauwo dan Tumbihe

  • 28 Mar 2026 17:43 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Kegiatan Gebyar Ketupat Nusantara kembali digelar meriah pada Sabtu, 28 Maret 2026, di lorong Perpat (Perbatasan Pauwo dan Tumbihe), Kabupaten Bone Bolango. Acara yang telah menjadi tradisi tahunan ini berlangsung semarak dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat serta dukungan pemerintah daerah.

Kegiatan yang diketuai oleh Nanang Misa tersebut telah rutin dilaksanakan selama 15 tahun sejak 2013 hingga 2026. Konsistensi pelaksanaan acara ini menjadi bukti kuat bahwa tradisi Lebaran Ketupat masih terus dilestarikan oleh masyarakat setempat sebagai bagian dari budaya dan kearifan lokal.

Pada pelaksanaan tahun ini, terdapat hal yang berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kegiatan Gebyar Ketupat Nusantara 2026 mendapatkan dukungan pembiayaan melalui dana pokok pikiran (pokir) dari salah satu anggota DPRD Provinsi Gorontalo daerah pemilihan Bone Bolango, Syamsir Djafar Kiyai. Dukungan tersebut dinilai turut membantu menyukseskan penyelenggaraan acara yang lebih meriah.

Seluruh masyarakat turut terlibat aktif dalam kegiatan ini. Bahkan, Camat Kabila turun langsung ke lapangan untuk memastikan kelancaran acara. Selain itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bone Bolango juga melakukan monitoring secara berkala guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana.

Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya perwakilan Pemerintah Provinsi Gorontalo yakni Kepala Biro Umum Setda Provinsi Gorontalo, Bupati Bone Bolango Ismet Mile, Sekretaris Daerah Kabupaten Bone Bolango, serta beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baik dari tingkat provinsi maupun kabupaten.

Mengusung tema “Gebyar Ketupat Nusantara”, kegiatan ini dirancang lebih luas dan menarik agar dapat menjangkau berbagai kalangan masyarakat. Tidak hanya seremonial, acara juga diisi dengan berbagai lomba yang melibatkan anak-anak hingga orang dewasa, sehingga menambah semarak suasana kebersamaan.

Dalam rangkaian acara seremonial, suasana semakin meriah dengan berbagai penampilan seni dan budaya, seperti hadrah, tarian kreasi Binde Biluhuta, hingga komedi panggung yang menghibur masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar hingga selesai.

Sebanyak 1.015 buah ketupat dan 1.015 cup milu siram disediakan dalam kegiatan ini, lengkap dengan berbagai makanan khas Gorontalo lainnya. Ketua panitia berharap ke depan kegiatan ini dapat terus didukung oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo dan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, serta dapat masuk dalam kalender of event pariwisata sebagai agenda tahunan yang diinisiasi oleh Dinas Pariwisata.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....