Tradisi Tumbilotohe Meriah di Pohuwato
- 17 Mar 2026 09:13 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, GORONTALO – Tradisi malam pasang lampu atau Tumbilotohe pada malam ke-27 Ramadan berlangsung meriah di Rumah Jabatan Wakil Bupati Pohuwato, Senin (16/03/2026). Tradisi turun-temurun yang diwariskan oleh masyarakat suku Gorontalo ini hingga kini tetap dipertahankan dan menjadi salah satu momen sakral dalam menyambut malam-malam akhir Ramadan.
Prosesi pemasangan lampu di Rumah Jabatan Wakil Bupati Pohuwato dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Pohuwato, Iwan S. Adam, usai melaksanakan salat Magrib. Penyalaan lampu-lampu tradisional tersebut menandai dimulainya peringatan malam Tumbilotohe yang setiap tahun dirayakan masyarakat Gorontalo.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekda Pohuwato Iskandar Datau, Kadhi Pohuwato Syaiful Sabu, Bate Pohuwato Asmad N. Tuna, Hakimu Pohuwato Ustaz Wisno Pakaya, Wuu Pohuwato Raman Pakilie, serta Kabid Kebudayaan Iswan Gau. Kehadiran para tokoh agama dan adat tersebut menambah kekhidmatan pelaksanaan tradisi yang telah menjadi bagian dari identitas budaya Gorontalo.
Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Iwan S. Adam menyampaikan bahwa tradisi Tumbilotohe bukan sekadar kegiatan menyalakan lampu, melainkan memiliki makna spiritual yang mendalam bagi masyarakat Gorontalo, khususnya dalam menyambut malam Lailatul Qadar di penghujung Ramadan.
“Tradisi malam pasang lampu atau Tumbilotohe ini merupakan warisan budaya dan nilai-nilai keislaman yang harus kita jaga bersama. Ini bukan hanya soal menyalakan lampu, tetapi juga simbol penerang hati dan harapan agar kita semua diberikan keberkahan di malam-malam terakhir Ramadan,” ujar Iwan.
Ia juga menambahkan bahwa pemerintah daerah sangat mendukung pelestarian tradisi adat dan keagamaan yang telah mengakar kuat di tengah masyarakat.
“Melalui tradisi ini, kita diingatkan untuk terus memperkuat nilai kebersamaan, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan ibadah di penghujung bulan suci Ramadan.”
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....