Mengenal Tarian Dana-Dana Tradisional Gorontalo

  • 10 Jan 2024 11:27 WIB
  •  Gorontalo

KBRN, Gorontalo : Dana-dana adalah tarian tradisional daerah Gorontalo. Tarian ini dipergunakan dalam acara-acara tertentu seperti acara penyambutan tamu, pernikahan, dan acara-acara keagamaan lainnya.

Tari dana-dana diciptakan untuk remaja muslim pada waktu itu, dengan tujuan untuk menghibur dan untuk mempererat tali silaturahmi serta untuk penyebaran agama islam, melalui syair yang dilantunkan oleh pengiring tarian dana-dana.

“Pada saat agama islam masuk ke daerah Gorontalo. Tarian ini pertama kali ditampilkan pada saat pernikahan Sultan Amai dan Putri Owutango. Pada saat itu setelah selesai prosesi pernikahan, masuklah pada acara pertunjukkan tarian rakyat yang diantaranya adalah tari dana-dana, “ kata DR Riana Diah Sitharesmi pada Dialog Interaktif RRI, Kamis (31/8/2023).

Busana yang digunakan dalam tarian ini biasanya merupakan pakaian adat yang divariasi dengan unsur busana muslim didalaminya. Untuk penari wanita biasanya menggunakan pakaian yang tertutup dan menggunakan jilbab atau hijab yang menjadi ciri khas muslimah. Selain itu penari juga dihias dengan berbagai pernak-pernik untuk mempercantik dan pemanis.

Sedangkan untuk penari pria biasanya menggunakan pakaian adat pria. Busana tersebut seperti baju lengan panjang, dan celana panjang, selain itu penari pria juga menggunakan penutup kepala dan sarung yang dikenakan di pinggang mereka.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....