PMI Gorontalo Utara Dorong Penguatan Fasilitas Pengolahan Darah
- 30 Sep 2026 16:37 WIB
- Gorontalo
Poin Utama
- persoalan stok darah di gorontalo utara
RRI.CO.ID, Gorontalo - Keterbatasan fasilitas pengolahan dan uji saring darah masih menjadi tantangan bagi pelayanan donor darah di Kabupaten Gorontalo Utara.
Ketua PMI Gorontalo Utara, Nurjanah Hasan Yusuf, mengatakan hingga kini kebutuhan darah masyarakat di daerah tersebut belum sepenuhnya dapat dipenuhi secara mandiri. Ketika stok darah tidak mencukupi, PMI Gorontalo Utara masih harus meminta pasokan dari Unit Donor Darah PMI Kota Gorontalo.
Kondisi tersebut dinilai dapat memperpanjang waktu tunggu masyarakat yang membutuhkan darah. Selain ketergantungan pasokan, PMI Gorontalo Utara juga belum memiliki fasilitas yang memadai untuk melakukan pengolahan dan uji saring darah secara mandiri.
“Waktu tunggu pemenuhan darah bagi masyarakat menjadi lama karena harus meminta pasokan dari UDD PMI Kota Gorontalo. Kedua, keterbatasan layanan yang kami miliki dalam melakukan pengolahan dan uji saring darah secara mandiri,” ujar Nurjanah saat kegiatan bakti sosial donor darah, Senin (28/9/2026).
Untuk memperkuat pelayanan, Nurjanah mendorong dukungan pemerintah daerah dalam penyediaan laboratorium uji saring dan fasilitas pengelolaan darah di Gorontalo Utara.
“Kami memohon kepada Bapak Bupati untuk dapat membantu Unit Donor Darah PMI Gorontalo Utara melalui penyediaan laboratorium uji saring dan pengelolaan darah,” pintanya.
Di tengah keterbatasan fasilitas tersebut, partisipasi masyarakat dalam donor darah menjadi salah satu upaya menjaga ketersediaan stok. Aksi donor darah yang digelar Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Gorontalo Utara dalam rangka HUT ke-81 PMI berhasil mengumpulkan 28 kantong darah.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 14 kantong bergolongan darah O, sembilan kantong B, empat kantong A, dan satu kantong AB.
Nurjanah mengapresiasi kegiatan tersebut dan mengajak masyarakat yang memenuhi persyaratan kesehatan untuk secara sukarela mendonorkan darah.
Menurutnya, penguatan fasilitas pelayanan darah perlu berjalan beriringan dengan peningkatan partisipasi masyarakat, sehingga kebutuhan darah dapat dipenuhi lebih cepat dan pelayanan kemanusiaan di Gorontalo Utara semakin optimal.
“Setetes darah, sejuta harapan. Bersama PMI dan IBI kita hadir untuk kemanusiaan,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....