Kasat Lantas Polres Pohuwato Ajak Pelajar Jadi Pelopor Keselamatan

  • 28 Sep 2026 17:27 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Pelajar menjadi salah satu kelompok yang mendapat perhatian dalam upaya membangun budaya tertib berlalu lintas di Kabupaten Pohuwato. Pesan keselamatan itu disampaikan Kasat Lantas Polres Pohuwato Iptu G. Hartono saat menjadi pembina upacara bendera di SMK Negeri 1 Duhiadaa, Senin 28 September 2026.

Di hadapan para siswa, Kasat Lantas menekankan bahwa keselamatan di jalan raya tidak hanya bergantung pada aturan, tetapi juga kedisiplinan setiap pengguna jalan.

Edukasi diberikan untuk mendorong para pelajar memahami berbagai risiko yang dapat muncul ketika berkendara tanpa memperhatikan ketentuan lalu lintas.

Iptu G. Hartono mengingatkan siswa yang menggunakan kendaraan agar selalu mengenakan helm berstandar SNI. Penggunaan perlengkapan keselamatan menjadi bagian penting untuk melindungi pengendara ketika terjadi kecelakaan.

Pelajar juga diminta tidak menggunakan telepon genggam saat mengendarai kendaraan. Selain itu, pengendara harus menghindari tindakan melawan arus yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Kasat Lantas turut mengingatkan pentingnya memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak serta membawa surat-surat kendaraan yang lengkap ketika berkendara.

“Keselamatan berlalu lintas dimulai dari disiplin diri sendiri. Patuhi aturan dan jangan melakukan hal-hal yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” kata Iptu G. Hartono.

Pesan khusus juga disampaikan kepada siswa yang telah memasuki usia 17 tahun. Mereka diimbau segera mengurus Surat Izin Mengemudi atau SIM sebagai salah satu kelengkapan sebelum mengendarai kendaraan bermotor.

Sementara bagi pelajar yang belum memenuhi batas usia untuk memiliki SIM, Kasat Lantas mengharapkan peran orang tua untuk memastikan anak tetap aman saat menuju sekolah.

Orang tua dapat mengantar anak ke sekolah sebagai langkah pencegahan, terutama bagi pelajar yang belum memiliki legalitas untuk mengendarai kendaraan bermotor sendiri.

Edukasi keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekolah dinilai penting karena pelajar merupakan bagian dari pengguna jalan. Pengetahuan mengenai aturan diharapkan dapat membentuk kebiasaan tertib sejak usia sekolah.

Kasat Lantas juga mengajak para siswa tidak menjadikan kepatuhan lalu lintas semata-mata sebagai upaya menghindari sanksi. Kesadaran menjaga keselamatan perlu tumbuh dari diri sendiri.

“Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas. Tertib di jalan bukan karena takut ditilang, tetapi karena kita peduli terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain,” tambahnya.

Melalui edukasi tersebut, Polres Pohuwato mendorong para pelajar SMK Negeri 1 Duhiadaa menjadi contoh dalam menerapkan budaya tertib berlalu lintas, baik ketika berangkat dan pulang sekolah maupun saat beraktivitas di jalan raya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....