Menghadapi Cuaca Ekstrem: Tips Aman Beraktivitas di Luar Ruangan

  • 14 Sep 2026 10:53 WIB
  •  Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Musim kemarau sering kali membawa suhu terik dan paparan sinar matahari yang jauh lebih sengit dari biasanya. Kendati demikian, berbagai tuntutan pekerjaan dan rutinitas harian kerap kali memaksa sebagian orang untuk tetap beraktivitas di luar ruangan. Tanpa persiapan yang matang, kondisi cuaca panas dapat memicu masalah kesehatan seperti dehidrasi, keluhan kulit, hingga heat stroke.
Agar tubuh tetap fit dan produktif di tengah terik matahari, simak beberapa tips aman beraktivitas di luar ruangan saat musim kemarau berikut:
  • Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh
    Cairan tubuh menguap lebih cepat saat cuaca panas. Hindari menunggu rasa haus datang baru minum. Pastikan membawa botol air minum sendiri dan konsumsi setidaknya 2–3 liter air per hari. Untuk aktivitas berat yang memicu keringat berlebih, tambahkan minuman berisotonis guna mengganti elektrolit tubuh yang hilang.
  • Gunakan Tabir Surya (Sunscreen)
    Sinar ultraviolet (UV) pada musim kemarau jauh lebih intens. Oleskan tabir surya minimal SPF 30++ pada kulit tubuh dan wajah yang terbuka setidaknya 15–30 menit sebelum keluar ruangan. Oleskan kembali setiap dua jam sekali, terutama jika bersuhu sangat panas atau banyak berkeringat.
  • Pilih Pakaian yang Tepat dan Pelindung Tambahan
    Gunakan pakaian berbahan ringan, longgar, dan mampu menyerap keringat dengan baik seperti katun. Pilih pakaian berwarna cerah karena warna gelap cenderung menyerap panas lebih banyak. Selain itu, maksimalkan perlindungan fisik dengan mengenakan topi bertepi lebar, kacamata hitam berfilter UV, atau membawa payung.
  • Hindari Jam Puncak Paparan Sinar Matahari
    Intensitas radiasi sinar UV umumnya mencapai puncaknya antara pukul 10.00 hingga 16.00. Jika memungkinkan, atur jadwal aktivitas luar ruangan pada pagi hari sebelum pukul 10.00 atau sore hari setelah suhu mulai turun.
  • Istirahat Secara Berkala di Tempat Teduh
    Jangan memaksakan tubuh bekerja terus-menerus di bawah terik matahari. Luangkan waktu untuk beristirahat sejenak di tempat yang rindang, ber-AC, atau memiliki sirkulasi udara baik guna menurunkan suhu inti tubuh secara berkala.
Memperhatikan kondisi tubuh serta menerapkan langkah-langkah pencegahan di atas menjadi kunci utama agar aktivitas luar ruangan tetap berjalan lancar dan kesehatan tubuh tetap terjaga selama musim kemarau.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....