Yonif 715/Motuliato Salurkan 5.000 Liter Air ke Warga terdampak Kemarau

  • 14 Sep 2026 11:00 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID.GORONTALO-Penanganan krisis air bersih akibat dampak musim kemarau di Kabupaten Gorontalo Utara terus dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor. Kali ini, jajaran Batalyon Infanteri (Yonif) 715/Motuliato Anggrek bergerak membantu masyarakat terdampak di Desa Tutuwoto, Kecamatan Anggrek.

Hal tersebut disampaikan Koordinator Posko BPBD Kabupaten Gorontalo Utara, Jemy Igirisa, dalam laporan penanganan krisis air bersih. Yonif 715/Motuliato mendistribusikan sebanyak 5.000 liter air bersih kepada masyarakat di Desa Tutuwoto yang tersebar di tiga dusun. Bantuan tersebut menyasar 171 kepala keluarga (KK) atau 525 jiwa, dengan rincian: Dusun Puncak: 69 KK atau 218 jiwa, Dusun Mawar: 47 KK atau 151 jiwa dan Dusun Beringin: 55 KK atau 156 jiwa. Total: 171 KK atau 525 jiwa, dengan kapasitas distribusi 5.000 liter air bersih.

Jemy mengatakan, distribusi air bersih tersebut merupakan bagian dari upaya bersama dalam merespons kondisi masyarakat yang mengalami keterbatasan akses air akibat musim kemarau. Menurutnya, kondisi kemarau yang berlangsung telah memberikan dampak terhadap ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah Kecamatan Anggrek. Karena itu, penanganan tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan dan kolaborasi berbagai pihak.

Langkah cepat Yonif 715/Motuliato tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Kecamatan Anggrek yang sebelumnya telah menyampaikan kesediaan kerja sama kepada Danyonif 715/Motuliato dalam penanganan krisis air bersih. Melalui kerja sama tersebut, Pemerintah Kecamatan Anggrek siap mendukung pemetaan dan pendataan wilayah yang menjadi prioritas distribusi air bersih, termasuk melakukan koordinasi teknis dengan para kepala desa dan tokoh masyarakat di lokasi terdampak.

Pemerintah kecamatan juga menyiapkan pendampingan lapangan melalui personel kecamatan dan aparat desa selama proses pendistribusian air berlangsung. Sementara itu, dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo Utara dilakukan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), termasuk dalam penyediaan bahan bakar minyak (BBM) untuk mendukung kelancaran kegiatan distribusi air bersih.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....