Sewindu Warga Amal: Berawal dari Ngopi, Berujung Jadi Persaudaraan
- 31 Agt 2026 19:48 WIB
- Gorontalo
Poin Utama
- Sewindu Warga Amal
RRI.CO.ID, Gorontalo - Delapan tahun lalu, semuanya bermula dari kebiasaan sederhana duduk, ngopi, bercanda, lalu pulang.
Namun dari pertemuan-pertemuan sederhana di Warkop Amal, kawasan Sentral, pada 2018 itu, perlahan tumbuh sebuah ikatan yang hingga kini masih bertahan. Mereka kemudian dikenal sebagai Warga Amal.
Warkop Amal sendiri mulai beroperasi sejak akhir 2017. Namun, kebersamaan yang kemudian membentuk komunitas Warga Amal mulai terasa pada pertengahan 2018.
Tidak ada yang menyangka, tempat yang awalnya hanya menjadi persinggahan untuk menikmati secangkir kopi itu justru menjadi ruang bertemunya orang-orang dari berbagai latar belakang.
Di satu meja, politisi bisa duduk bersama polisi, TNI, pengacara, wartawan, pengusaha dan berbagai profesi lainnya. Tidak ada sekat profesi maupun status.
Yang ada hanya obrolan, canda dan rasa kebersamaan.
Seiring waktu, hubungan mereka pun tidak lagi sekadar antara pelanggan dan pemilik warung kopi. Warkop Amal berubah menjadi ruang untuk saling mengenal, berbagi cerita, hingga saling membantu ketika ada yang membutuhkan.
Delapan tahun perjalanan itu juga diwarnai berbagai kegiatan bersama.
Warga Amal pernah turun berbagi untuk korban bencana Palu, ikut membantu masyarakat saat pandemi COVID-19, menggelar touring, pertandingan mini soccer, domino dan berbagai kegiatan sosial maupun hiburan lainnya.
Bagi mereka, kegiatan-kegiatan tersebut bukan semata soal acara. Ada silaturahmi yang terus dirawat di dalamnya.
Kini, setelah delapan tahun berlalu, Warkop Amal seolah telah menjadi rumah kedua bagi Warga Amal.
Tempat untuk bertemu, bercanda, bertukar cerita, sekaligus tempat menjaga persaudaraan.
Untuk memperingati perjalanan tersebut, keluarga besar Warga Amal akan menggelar Sewindu 8 Tahun Warga Amal pada 10 hingga 13 September 2026.
Ketua Panitia Sewindu 8 Tahun Warga Amal, Haji Dako, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar perayaan ulang tahun. Lebih dari itu, momentum ini menjadi kesempatan bagi seluruh Warga Amal untuk kembali berkumpul dan merayakan perjalanan kebersamaan yang telah terbangun selama delapan tahun.
“Mari kita, seluruh Warga Amal, bersama-sama menyukseskan acara ini. Ini adalah momentum kita untuk kembali berkumpul dan merayakan delapan tahun kebersamaan,” kata Haji Dako.
Ia juga mengajak berbagai pihak yang selama ini memiliki hubungan dan kepedulian terhadap Warga Amal untuk ikut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.
Panitia, kata dia, masih membuka kesempatan bagi pihak-pihak yang ingin menjadi sponsor maupun memberikan support untuk seluruh rangkaian kegiatan.
“Kami juga membuka kesempatan bagi siapa saja yang ingin datang dan memberikan support terhadap kegiatan ini. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur dan pihak yang selama ini telah terlibat serta membantu menyukseskan kegiatan Warga Amal,” ujarnya.
Sewindu Warga Amal pada akhirnya bukan hanya tentang menghitung usia sebuah komunitas.
Ada delapan tahun cerita, pertemanan, suka dan duka, serta kebiasaan sederhana yang terus dipertahankan: bertemu dan duduk bersama.
Sebab bagi Warga Amal, Warkop Amal bukan lagi sekadar tempat ngopi. Ia telah menjadi rumah tempat persaudaraan itu tumbuh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....