Golkar Soroti Kinerja Gusnar, Demokrat: Biar Rakyat yang Menilai
- 27 Agt 2026 09:28 WIB
- Gorontalo
Poin Utama
- Demokrat Gorontalo membantah koreksi yang dilontarkan Golkar terhadap kinerja Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail
RRI.CO.ID, Gorontalo : Pernyataan Fraksi Partai Golkar yang menilai Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail belum memberikan manfaat bagi masyarakat selama hampir dua tahun pemerintahan mendapat tanggapan dari Partai Demokrat.
Ketua Satgas DPD Partai Demokrat Gorontalo, Helmi Rasid, mengatakan penilaian tersebut merupakan hak setiap pihak. Namun, menurutnya, kinerja pemerintahan Gusnar Ismail–Idah Syahidah sebaiknya dinilai langsung oleh masyarakat berdasarkan program dan pelayanan yang telah dijalankan.
Helmi menegaskan, pemerintahan Gusnar–Idah tetap berjalan dan fokus menjalankan agenda pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat Gorontalo hingga masa jabatan berakhir.
"Ketika ada anggapan bahwa Gubernur Gusnar Ismail tidak bermanfaat untuk masyarakat Gorontalo, itu hak mereka untuk menilai," ujar Helmi.
Menurutnya, berbagai kerja pemerintah daerah saat ini secara langsung bersentuhan dengan kepentingan masyarakat. Karena itu, masyarakat dinilai memiliki ruang yang paling tepat untuk memberikan penilaian terhadap kinerja pemerintah.
"Prinsipnya, kerja-kerja Pemerintah Provinsi Gorontalo saat ini langsung menyentuh masyarakat. Biarlah masyarakat sendiri yang menilai," katanya.
Helmi juga menyoroti posisi Ketua DPD I Partai Golkar Gorontalo yang saat ini merupakan Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah. Menurutnya, jika muncul penilaian bahwa Gusnar Ismail tidak memberikan manfaat bagi masyarakat, maka penilaian tersebut juga perlu ditempatkan dalam konteks pemerintahan Gusnar–Idah sebagai satu paket kepemimpinan.
"Ketika asumsi Fraksi Golkar seperti itu, tidak menjadi masalah. Itu hak mereka. Hanya saja yang menjadi catatan penting, Gusnar Ismail yang dinilai tidak bermanfaat untuk masyarakat Gorontalo itu, Ketua DPD I Golkar merupakan Wakil Gubernur Gorontalo dan berpasangan dengan Gusnar Ismail. Ini bagian dari paket pemerintahan," bebernya.
Mantan wartawan itu menilai, dinamika politik yang berkembang saat ini jangan sampai mengganggu soliditas pemerintahan maupun fokus pelayanan kepada masyarakat.
Ia menduga isu yang berkembang terkait hubungan Gusnar Ismail dan Idah Syahidah berpotensi menjadi upaya untuk memengaruhi hubungan keduanya dalam menjalankan pemerintahan.
"Intinya, biarlah rakyat yang menilai. Apakah Gubernur Gorontalo bekerja dan bermanfaat untuk masyarakat Gorontalo atau tidak. Apapun ocehan orang, Gusnar–Idah tetap fokus bekerja," tegas Helmi.
Ia menambahkan, pemerintahan daerah harus tetap mengutamakan kepentingan masyarakat di tengah dinamika politik yang berkembang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....