Generasi Muda Diminta Maknai Kemerdekaan dengan Berpikir, Bersuara, dan Berkarya

  • 18 Agt 2026 21:19 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo — Kemerdekaan bagi generasi muda dinilai tidak hanya dimaknai sebagai terbebas dari penjajahan, tetapi juga sebagai kesempatan untuk berpikir, bersuara, berkarya, dan ikut menentukan masa depan bangsa.

Salah satu Aktivis Pemuda Gorontalo, Rizki Detuage, mengatakan generasi muda memiliki ruang untuk menyampaikan gagasan, kritik, dan aspirasi sekaligus mengambil peran dalam pembangunan bangsa.

Menurut Rizki, kemerdekaan harus dipandang sebagai kesempatan sekaligus tanggung jawab moral bagi generasi muda. Kebebasan yang dimiliki saat ini perlu dimanfaatkan untuk menghasilkan karya dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

“Bagi saya sebagai bagian dari generasi muda, kemerdekaan bukan hanya tentang terbebas dari penjajahan, tetapi juga tentang memiliki ruang untuk berpikir, bersuara, berkarya, dan menentukan masa depan bangsa,” ujar Rizki.

Ia menilai penyampaian kritik dan aspirasi merupakan bagian dari kemerdekaan yang harus dilakukan secara bertanggung jawab. Generasi muda tidak hanya dituntut berani menyampaikan persoalan, tetapi juga perlu ikut memikirkan solusi.

Rizki menegaskan, tanggung jawab tersebut dapat dilakukan baik secara individu maupun bersama kelompok untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi bangsa.

“Ketika kita memiliki hak untuk menyampaikan kritik dan aspirasi, kita juga memiliki kewajiban secara personal dan secara kelompok untuk ikut mencari solusi atas persoalan-persoalan yang terjadi di bangsa Indonesia,” jelasnya.

Ia berharap momentum peringatan kemerdekaan dapat menjadi pengingat bagi generasi muda, khususnya di Gorontalo, untuk terus berkarya, menyampaikan gagasan secara konstruktif, serta mengambil peran dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....