Wabup Pohuwato Buka Simulasi Penanggulangan Bencana bagi Siswa
- 07 Agt 2026 01:03 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – Wakil Bupati Pohuwato, Iwan S. Adam, secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi dan Simulasi Penanggulangan Bencana bagi siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Pohuwato di Teater Terbuka Pantai Pohon Cinta, Marisa.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati mengatakan pelatihan kader sosialisasi penanggulangan bencana merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, khususnya generasi muda, dalam menghadapi berbagai potensi bencana seperti gempa bumi, tsunami, banjir, dan kebakaran.
Menurutnya, pelatihan tersebut tidak hanya bertujuan memberikan pemahaman mengenai langkah-langkah penyelamatan diri, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian, keberanian, serta semangat gotong royong dalam membantu sesama saat menghadapi situasi darurat.
"Ketika bencana terjadi, yang paling utama adalah menyelamatkan diri dengan benar, kemudian membantu orang lain apabila memungkinkan. Nilai kebersamaan dan kepedulian seperti inilah yang ingin kita tanamkan kepada generasi muda," ujar Iwan.
Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak wilayah di Kabupaten Pohuwato. Menurutnya, pengalaman dalam mengikuti simulasi menjadi bekal penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan sehingga risiko bencana dapat diminimalkan dan lebih banyak jiwa dapat diselamatkan saat keadaan darurat.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Sadrin Hasan, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Pohuwato melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kesiapsiagaan masyarakat, khususnya kalangan pelajar, terhadap potensi gempa bumi dan tsunami.
Ia mengatakan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta mengenai karakteristik gempa bumi dan tsunami, memberikan edukasi tentang langkah penyelamatan diri sebelum, saat, dan setelah bencana, menumbuhkan budaya kesiapsiagaan di lingkungan sekolah dan masyarakat, serta memperkuat sinergi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat dalam upaya pengurangan risiko bencana.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....