Polres Bone Bolango Siagakan Personel Hadapi Ancaman Karhutla
- 04 Agt 2026 11:17 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Polres Bone Bolango meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang berpotensi terjadi selama musim kemarau panjang. Langkah tersebut diwujudkan melalui Apel Kesiapsiagaan Antisipasi Karhutla di Lapangan Apel Sanika Satyawada Polres Bone Bolango. Apel dilaksanakan pada Senin 3 Agustus 2026 dan dipimpin Wakapolres Bone Bolango, Kompol Sutrisno.
Kegiatan tersebut dihadiri Asisten I Pemerintah Kabupaten Bone Bolango Aznan Nadzamudin, Kasatpol PP Bone Bolango Abdul Wahab Hadju, Kepala BPBD Bone Bolango H. Achril Y. Babyonggo, Sekretaris PMI Bone Bolango Saiful Suleman, pejabat utama Polres Bone Bolango, serta unsur TNI dan instansi terkait.
Peserta apel terdiri atas personel Polres Bone Bolango, Bhabinkamtibmas, Koramil 1304 Suwawa, BPBD, Basarnas, Satpol PP, Dinas Kesehatan, dan PMI Bone Bolango.
Dalam amanat Kapolres yang dibacakan Wakapolres, ditegaskan bahwa apel kesiapsiagaan menjadi bentuk komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan dalam mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Bone Bolango.
"Karhutla tidak hanya menimbulkan kerusakan lingkungan, tetapi juga berdampak terhadap kesehatan masyarakat, mengganggu aktivitas sosial dan perekonomian, serta berpotensi menimbulkan gangguan terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat," ucap AKBP Supriantoro dalam amanat yang dibacakan Wakapolres.
Kapolres menegaskan penanganan Karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja, melainkan membutuhkan sinergi dan koordinasi seluruh pihak, mulai dari TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, pemerintah desa hingga masyarakat.
"Penanganan Karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja. Oleh karena itu, diperlukan sinergi, komunikasi, dan koordinasi yang baik agar upaya pencegahan maupun penanggulangan dapat berjalan secara efektif," kata AKBP Supriantoro.
Selain kesiapan personel, Kapolres juga meminta seluruh pihak mengedepankan langkah pencegahan melalui edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya membuka lahan dengan cara membakar.
"Saya mengharapkan kepada seluruh pihak untuk meningkatkan kegiatan preemtif dan preventif, khususnya melalui edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya pembakaran hutan dan lahan. Kedepankan pendekatan yang persuasif serta libatkan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan," tambahnya.
Ia juga mengingatkan bahwa apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan, seluruh unsur yang terlibat harus bergerak cepat sesuai tugas dan fungsi masing-masing dengan tetap mengutamakan keselamatan personel serta koordinasi terpadu untuk meminimalkan dampak yang ditimbulkan.
Usai pelaksanaan apel, Wakapolres Bone Bolango bersama para pejabat utama melakukan pemeriksaan kendaraan operasional dan perlengkapan penanggulangan Karhutla. Pemeriksaan tersebut bertujuan memastikan seluruh sarana dan prasarana siap digunakan sewaktu-waktu apabila terjadi kebakaran.
Melalui apel kesiapsiagaan ini, Polres Bone Bolango berharap kolaborasi lintas instansi semakin kuat sehingga upaya pencegahan dan penanganan Karhutla dapat dilakukan secara cepat, efektif, dan terpadu demi melindungi masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Bone Bolango.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....