Gudang Safi Jaya Meubel terbakar, tidak ada korban jiwa
- 01 Agt 2026 00:37 WIB
- Gorontalo
RRI CO.ID Gorontalo: Kebakaran hebat melanda Gudang Safi Jaya Meubel di Desa Hutabohu, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, Jumat (31/7/2026) malam. Kobaran api yang dengan cepat membesar menghanguskan bangunan gudang beserta seluruh isinya. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, meski kerugian material diperkirakan cukup besar.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gorontalo, Udin M.N. Pango menjelaskan bahwa laporan kebakaran diterima petugas piket Damkar pada pukul 20.45 WITA melalui sambungan telepon dari seorang warga bernama Ibu Anty. Hanya berselang satu menit setelah laporan diterima, armada pemadam langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian dan tiba sekitar pukul 20.52 WITA untuk segera melakukan upaya pemadaman.
Setibanya di lokasi, petugas langsung berjibaku melokalisasi kobaran api agar tidak merambat ke bangunan lain. Proses pemadaman hingga pendinginan berlangsung selama lebih dari dua jam dan baru dinyatakan selesai pada pukul 23.21 WITA. Berkat kerja cepat petugas serta dukungan berbagai pihak, situasi berhasil dikendalikan dalam kondisi aman.
Berdasarkan keterangan pemilik usaha, Ibu Erni Puhi (49), aktivitas produksi dan penjualan meubel pada hari itu berlangsung seperti biasa dan berakhir sekitar pukul 17.00 WITA. Sebelum meninggalkan lokasi, seluruh karyawan telah memastikan aliran listrik dalam kondisi mati. Namun sekitar pukul 20.40 WITA, seorang karyawan yang masih berada di sekitar gudang melihat kobaran api dan segera menghubungi pemilik usaha. Karena api sudah membesar dan tidak dapat dipadamkan secara mandiri, warga kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk meminta bantuan.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan.
Dalam operasi penanganan tersebut, tiga unit armada dikerahkan, terdiri atas satu unit mobil pemadam kebakaran Kabupaten Gorontalo, satu unit mobil pemadam kebakaran Provinsi Gorontalo, serta satu unit mobil Karhutla Samapta Polda Gorontalo. Sebanyak 10 personel Regu Brama diterjunkan ke lokasi, dibantu unsur TNI, Polri, PLN, dan masyarakat. Sekitar 8.000 liter air digunakan untuk menjinakkan kobaran api hingga benar-benar padam.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gorontalo mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama pada musim kemarau yang membuat material seperti kayu, papan, busa, kain, maupun bahan mudah terbakar menjadi lebih cepat tersulut api. Pemilik rumah maupun tempat usaha diimbau untuk rutin memeriksa instalasi listrik, memastikan seluruh peralatan elektronik telah dimatikan sebelum meninggalkan bangunan, tidak membakar sampah sembarangan, serta menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) sebagai langkah antisipasi. Jika terjadi kebakaran, masyarakat diminta segera menghubungi petugas pemadam kebakaran agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin dan risiko kerugian dapat diminimalkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....