BPBD Bone Bolango dan PMI Perluas Distribusi Air Bersih ke Tilongkabila

  • 30 Jul 2026 07:54 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Pemerintah Kabupaten Bone Bolango bersama Palang Merah Indonesia (PMI) memperluas distribusi bantuan air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Kecamatan Tilongkabila. Penyaluran Rabu 29 Juli 2026 itu merupakan hari ketiga pelaksanaan tanggap darurat untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di tengah musim kemarau. Tim gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bone Bolango dan PMI menyalurkan bantuan ke tiga desa yang mengalami krisis air bersih, yakni Desa Tamboo, Desa Lonuo, dan Desa Butu.

Sebanyak 25 kepala keluarga atau 84 jiwa menerima bantuan tersebut. Rinciannya, 13 kepala keluarga di Desa Tamboo, dua kepala keluarga di Desa Lonuo, dan 10 kepala keluarga di Desa Butu.

Distribusi air bersih dipimpin Ketua PMI Kabupaten Bone Bolango, Ruwaide Mile, bersama Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bone Bolango, Achriel Y. Babyonggo. Penyaluran bantuan juga ditinjau langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bone Bolango, Iwan Mustafa.

Sekretaris Daerah Bone Bolango berharap distribusi air bersih dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak kekeringan. Ia juga meminta koordinasi lintas sektor terus diperkuat agar seluruh wilayah yang membutuhkan dapat terlayani.

"Kami berharap distribusi air bersih ini dapat mengurangi beban masyarakat terdampak kekeringan dan penanganannya terus diperkuat melalui sinergi seluruh pihak sehingga tidak ada wilayah yang terlewatkan," ucap Iwan Mustafa.

Ketua PMI Kabupaten Bone Bolango, Ruwaide Mile, menegaskan pihaknya akan terus mendampingi masyarakat selama masa krisis air bersih berlangsung. Bantuan kemanusiaan akan terus disalurkan hingga kondisi pasokan air kembali normal.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bone Bolango, Achriel Y. Babyonggo, menekankan pentingnya pemetaan wilayah rawan kekeringan agar distribusi bantuan dapat dilakukan secara tepat sasaran dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

"Kami mengimbau masyarakat menghemat penggunaan air bersih dan meminta pemerintah desa aktif mendata warga yang membutuhkan bantuan tambahan agar distribusi dapat dilakukan sesuai prioritas," kata Achriel Y. Babyonggo.

Pemerintah Kabupaten Bone Bolango memastikan kolaborasi antara BPBD dan PMI akan terus dilanjutkan ke wilayah terdampak lainnya selama musim kemarau masih berlangsung, sehingga kebutuhan dasar masyarakat terhadap air bersih tetap terpenuhi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....