Harkopnas, Dinas Koperasi dan UKM Kabgor Perkuat Digitalisasi Koperasi

  • 12 Jul 2026 11:04 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Pemerintah Kabupaten Gorontalo menegaskan komitmennya memperkuat gerakan koperasi melalui pengembangan sumber daya manusia, legalitas, dan digitalisasi. Momentum peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 menjadi penguat semangat untuk menjadikan koperasi sebagai penggerak utama perekonomian berbasis kerakyatan.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Gorontalo, Arifin Suaib, mengatakan peringatan Hari Koperasi tahun ini sejatinya telah dipersiapkan dengan berbagai kegiatan. Namun, pelaksanaannya ditunda karena suasana duka atas wafatnya salah seorang putra terbaik Gorontalo yang juga dikenal sebagai tokoh koperasi.

"Alhamdulillah kita sudah memasuki tahun ke-79 peringatan Hari Koperasi Nasional. Kami sebenarnya telah mempersiapkan kegiatan yang cukup meriah pada Sabtu, 12 Juli 2026. Namun, karena Gorontalo sedang berduka atas kepergian seorang tokoh daerah yang juga merupakan tokoh koperasi, maka perayaan tersebut ditunda dan akan dilaksanakan pada waktu yang lain," ucap Arifin.

Menurut Arifin, pemerintah daerah menyambut Hari Koperasi dengan penuh optimisme. Kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diyakini menjadi pemicu pengembangan ekonomi kerakyatan yang dimulai dari tingkat desa sebagai pemerintahan paling bawah.

"Kita menyambut dengan optimistis. Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih insyaallah akan menjadi trigger pengembangan ekonomi kerakyatan berbasis koperasi di desa. Ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan perekonomian Indonesia yang lebih berdaya melalui koperasi," kata Arifin.

Ia menegaskan, program prioritas nasional tersebut tetap berjalan berdampingan dengan koperasi reguler yang telah lebih dahulu berkembang. Pemerintah daerah terus memberikan pendampingan mulai dari peningkatan kapasitas SDM, penguatan legalitas, hingga transformasi digital koperasi.

"Kami mendukung penuh program Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih tanpa meninggalkan koperasi reguler. Saat ini kami telah mengembangkan aplikasi Sistem Informasi dan Digitalisasi Koperasi atau SIDIK yang dapat digunakan secara gratis oleh seluruh koperasi. Untuk Koperasi Desa Merah Putih, aplikasi tersebut juga sudah terintegrasi secara nasional melalui Singkopdes," tambahnya.

Arifin menjelaskan digitalisasi menjadi kebutuhan penting bagi koperasi karena berkaitan langsung dengan tata kelola organisasi, penyusunan laporan keuangan, serta pengambilan keputusan yang lebih akurat dalam menjalankan usaha dan pelayanan kepada anggota.

"Digitalisasi koperasi sangat penting karena menyangkut tata kelola. Dengan sistem yang baik, koperasi memiliki laporan yang jelas sehingga menjadi dasar pengambilan keputusan untuk menjalankan bisnis yang sehat dan memberikan pelayanan optimal kepada anggota. Alhamdulillah saat ini sudah ada beberapa koperasi yang menjadi pilot project digitalisasi," ujarnya.

Ia berharap masyarakat semakin percaya terhadap koperasi sebagai lembaga ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan anggota. Kepercayaan itu, menurutnya, harus dibangun melalui kepengurusan yang profesional, tata kelola yang transparan, serta partisipasi aktif seluruh anggota.

"Kami berharap masyarakat tetap menyambut Hari Koperasi dengan optimistis. Jadikan koperasi sebagai penggerak utama perekonomian dengan membangun ekosistem yang saling mendukung, memilih pengurus yang terpercaya, serta menjalankan hak dan kewajiban sebagai anggota secara tertib dan disiplin," tutup Arifin. (RA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....