Suharsi Igirisa: Sertifikasi Lahan Terdampak Jalan Perusahaan Tujukkan Kemajuan

  • 23 Jun 2026 16:07 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Proses sertifikasi lahan masyarakat yang terdampak pembangunan jalan perusahaan milik PT Inti Global Laksana (IGL) dan PT Banyan Tumbuh Lestari (BTL) di Kabupaten Pohuwato terus menunjukkan perkembangan positif. Sejumlah bidang tanah yang selama ini belum memiliki legalitas kini telah memasuki tahapan pengukuran dan verifikasi untuk penerbitan sertifikat. Mantan Wakil Bupati Pohuwato periode 2021-2025, Suharsi Igirisa, menilai tuntutan percepatan sertifikasi lahan yang sempat disuarakan melalui aksi demonstrasi mulai menemukan titik terang, Selasa 23 Juni 2026.

Ia menyebut proses penyelesaian administrasi pertanahan saat ini berjalan dan menunjukkan kemajuan yang signifikan.

Menurut Suharsi, lahan miliknya sendiri menjadi salah satu bidang tanah yang saat ini sedang diproses untuk penerbitan sertifikat setelah melalui tahap identifikasi dan pengukuran oleh tim yang ditugaskan.

“Alhamdulillah, termasuk lahan saya juga sudah diidentifikasi, mana yang sudah bersertifikat dan mana yang belum. Yang belum sudah diukur dan insya Allah dalam waktu dekat akan diterbitkan sertifikatnya,” ucap Suharsi.

Proses sertifikasi tersebut dilakukan secara kolektif oleh pemerintah desa dan pemerintah kecamatan dengan dukungan perusahaan. Mekanisme itu mengacu pada Berita Acara Kesepakatan Pembebasan Lahan Masyarakat untuk pembangunan jalan akses menuju lokasi rencana dermaga.

“Ada tim tersendiri yang ditugaskan untuk memproses sertifikasi ini. Badan Pertanahan Nasional juga sudah turun melakukan pengukuran terhadap lahan-lahan yang belum bersertifikat,” kata Suharsi.

Ia menilai keterlibatan berbagai pihak dalam proses tersebut menunjukkan adanya upaya serius untuk menyelesaikan persoalan administrasi pertanahan yang selama ini menjadi perhatian masyarakat. Karena itu, ia berharap penerbitan sertifikat dapat segera direalisasikan agar memberikan kepastian hukum bagi pemilik lahan.

“Mudah-mudahan tahun ini sertifikat yang sedang diproses bisa segera diterbitkan. Kalau sudah terbit, pemilik lahan bisa diundang untuk mengambil sertifikatnya sehingga persoalan ini menjadi semakin jelas dan tuntas,” tambahnya.

Selain memberikan kepastian hukum, Suharsi menilai pembangunan jalan perusahaan juga telah membuka akses yang lebih baik bagi masyarakat. Keberadaan infrastruktur tersebut dinilai turut meningkatkan nilai ekonomi lahan warga yang berada di sepanjang jalur jalan.

“Alhamdulillah, akses masyarakat menjadi lebih mudah dan lancar. Lahan-lahan yang tadinya tidak punya harga sekarang dari sisi harga menjadi lebih bagus karena sudah ada akses,” ucap Suharsi.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk mengedepankan komunikasi dan dialog dalam menyelesaikan berbagai persoalan. Menurutnya, investasi yang masuk ke daerah perlu didukung selama berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Suharsi berharap hubungan antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat terus terjaga sehingga pembangunan dan kesejahteraan daerah dapat berjalan beriringan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....