BAZNAS Bone Bolango dan HEBITREN Dorong Ekonomi Syariah di PENAS XVII

  • 21 Jun 2026 19:15 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bone Bolango bersama Himpunan Ekonomi dan Bisnis Pesantren (HEBITREN) Provinsi Gorontalo memperkuat promosi ekonomi syariah melalui keterlibatan aktif pada Pekan Ekonomi Syariah Gorontalo (PESONA) 2026 dan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pemberdayaan ekonomi umat melalui pengembangan usaha berbasis pesantren, peningkatan literasi keuangan syariah, serta penguatan kapasitas pelaku UMKM di Gorontalo.

Ketua BAZNAS Kabupaten Bone Bolango yang juga Ketua Dewan Pembina HEBITREN Provinsi Gorontalo, Faisal Pakaya, mengatakan PESONA 2026 menjadi momentum penting dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah di daerah.

"Tahun ini, PESONA mengusung tema Sinergi Akselerasi Digitalisasi Gorontalo atau SERLIGO. Tujuannya mempercepat transformasi digital bagi UMKM dan pelaku usaha daerah, sekaligus membangun ekosistem ekonomi syariah yang semakin kuat dan berdaya saing," ucap Faisal Pakaya, Minggu 21 Juni 2026.

Menurutnya, HEBITREN sebagai mitra binaan Bank Indonesia terus mendorong pengembangan usaha pesantren agar mampu meningkatkan kemandirian ekonomi serta menghasilkan produk unggulan yang kompetitif.

Pada pelaksanaan PESONA 2026 di Taman Budaya Limboto, HEBITREN dan BAZNAS turut mengambil bagian dalam berbagai rangkaian kegiatan yang melibatkan pemerintah daerah, Bank Indonesia, lembaga pendidikan, dan komunitas ekonomi syariah.

Sementara itu, di arena PENAS XVII, HEBITREN bersama Bank Indonesia menghadirkan stand pameran yang menampilkan beragam produk unggulan hasil karya pesantren dan kelompok binaan.

Produk yang dipamerkan meliputi hasil pertanian organik, olahan pangan, kerajinan tangan, hingga produk UMKM berbasis syariah yang mendapat perhatian besar dari pengunjung.

Selain menampilkan produk unggulan, stand tersebut juga memperkenalkan layanan Koperasi Syariah HEBITREN Ma'ahid yang selama ini berperan dalam mendukung pengembangan ekonomi masyarakat dan pelaku usaha pesantren.

"Melalui kolaborasi yang kuat antara BAZNAS, HEBITREN, Bank Indonesia, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder, kita berharap ekonomi syariah di Gorontalo terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat," kata Faisal.

Antusiasme masyarakat yang tinggi selama penyelenggaraan PESONA dan PENAS XVII menunjukkan semakin besarnya minat terhadap produk pesantren dan ekonomi syariah. Kondisi ini diharapkan menjadi modal penting dalam memperkuat kesejahteraan umat melalui pengembangan usaha yang inklusif dan berkelanjutan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....