Puasa Asyura: Amalan yang Dinantikan di Bulan Muharram

  • 20 Jun 2026 22:32 WIB
  •  Gorontalo

KBRN, RRI GORONTALO - Setiap memasuki bulan Muharram, banyak umat Muslim menyambutnya sebagai awal tahun Hijriah sekaligus kesempatan untuk memperbanyak ibadah. Di antara amalan sunnah yang sering dinantikan adalah Puasa Asyura, yaitu puasa yang dilaksanakan pada tanggal 10 Muharram dan memiliki makna spiritual bagi banyak umat Islam. Puasa Asyura menjadi salah satu ibadah sunnah yang dikenal luas dan dilakukan sebagai bentuk mendekatkan diri kepada Allah. Bagi sebagian orang, ibadah ini bukan hanya rutinitas tahunan, tetapi juga menjadi momen untuk memulai tahun dengan semangat yang lebih baik dan hati yang lebih tenang.

Selain menahan lapar dan haus, puasa ini juga dipandang sebagai latihan mengendalikan diri dan memperbaiki kebiasaan sehari-hari. Momentum ini sering dimanfaatkan untuk memperbanyak doa, meningkatkan rasa syukur, dan menumbuhkan kepedulian terhadap orang lain. Dalam pelaksanaannya, sebagian umat Muslim juga memilih menjalankan puasa sehari sebelumnya, yaitu pada tanggal 9 Muharram yang dikenal sebagai puasa Tasu’a. Keduanya sering dijalankan sebagai bagian dari amalan sunnah di awal tahun Hijriah.

Muharram sendiri sering menjadi waktu refleksi bagi banyak orang. Awal tahun bukan hanya tentang pergantian waktu, tetapi juga kesempatan mengevaluasi diri, memperbaiki niat, dan menyusun langkah yang lebih baik untuk hari-hari berikutnya. Pada akhirnya, puasa Asyura menjadi lebih dari sekadar ibadah satu hari. Amalan ini mengingatkan bahwa perubahan besar sering dimulai dari langkah sederhana, termasuk meluangkan waktu untuk beribadah, memperbaiki diri, dan mengisi awal tahun dengan kebaikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....