Keamanan Jajanan Sekolah Diperketat lewat Uji Sampel Massal
- 09 Jun 2026 17:28 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Keamanan pangan jajanan anak sekolah di Provinsi Gorontalo kini diperkuat melalui pengujian sampel secara langsung di lingkungan sekolah. Upaya tersebut ditandai dengan kick off pemecahan rekor MURI uji keamanan pangan jajanan anak sekolah secara seri dengan jumlah sampel terbanyak yang digelar di MIN 1 Kota Gorontalo, Selasa 9 Juni 2026 Kegiatan yang diinisiasi Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Gorontalo bersama SAKA POM itu menyasar berbagai sekolah di wilayah Gorontalo.
Program ini bertujuan memastikan makanan dan minuman yang dijual di lingkungan sekolah aman dikonsumsi oleh para siswa.
Melalui pengambilan sampel langsung, petugas akan melakukan pengujian terhadap berbagai jenis jajanan yang beredar di sekolah. Langkah tersebut dilakukan untuk mendeteksi kemungkinan adanya kandungan bahan berbahaya yang dapat mengancam kesehatan anak-anak.
Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syaidah Rusli Habibie, menilai pengawasan keamanan pangan harus menjadi perhatian bersama karena berkaitan langsung dengan kualitas kesehatan generasi muda. Menurutnya, edukasi kepada masyarakat juga perlu terus ditingkatkan agar semakin banyak pihak yang memahami pentingnya memilih pangan yang aman.
"Keamanan pangan merupakan bagian penting dalam menjaga kesehatan anak-anak. Karena itu, pengawasan dan edukasi harus terus dilakukan agar generasi muda terlindungi dari risiko pangan yang tidak memenuhi standar," ucap Idah Syaidah Rusli Habibie.
Ia menjelaskan masyarakat sebenarnya dapat mengenali ciri awal jajanan yang patut dicurigai. Salah satunya adalah makanan atau minuman yang memiliki warna terlalu mencolok maupun penggunaan warna yang tidak lazim pada produk pangan.
Sementara itu, Kepala BBPOM Gorontalo, Lintang Purba Jaya, mengatakan pengawasan akan dilakukan secara langsung melalui pengambilan sampel di sejumlah sekolah yang menjadi sasaran program.
"Melalui pengambilan sampel ini kami ingin memastikan jajanan yang beredar di lingkungan sekolah memenuhi standar keamanan pangan yang telah ditetapkan. Pengawasan akan dilakukan secara berkelanjutan disertai edukasi kepada seluruh pihak terkait," kata Lintang Purba Jaya.
Selain melakukan pengujian, BBPOM Gorontalo bersama SAKA POM juga memberikan edukasi kepada pedagang, siswa, dan pihak sekolah mengenai pentingnya keamanan pangan. Edukasi tersebut diharapkan dapat membangun budaya konsumsi pangan yang aman sejak usia dini.
Melalui kegiatan ini, perlindungan terhadap anak-anak sekolah dari risiko pangan berbahaya diharapkan semakin kuat. Pengawasan yang berkelanjutan juga menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh jajanan yang beredar di lingkungan pendidikan memenuhi standar keamanan yang ditetapkan pemerintah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....