Cantik tapi Mematikan, 10 Tanaman Beracun
- 30 Mei 2026 15:42 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID,Gorontalo -Tumbuhan umumnya dikenal sebagai sumber pangan, obat-obatan, dan penghasil oksigen bagi kehidupan. Namun, di balik manfaatnya, sejumlah spesies tumbuhan memiliki mekanisme pertahanan alami yang sangat berbahaya bagi manusia maupun hewan. Beberapa di antaranya bahkan dapat menyebabkan iritasi parah, keracunan, gangguan jantung, hingga kematian.
Setiap makhluk hidup memiliki cara untuk mempertahankan diri dari ancaman, termasuk tumbuhan. Meski tidak dapat berpindah tempat, sejumlah tanaman menghasilkan racun atau zat kimia tertentu sebagai perlindungan dari pemangsa. Akibatnya, kontak langsung atau konsumsi bagian tertentu dari tumbuhan tersebut dapat menimbulkan dampak serius bagi kesehatan.
Dilansir dari Tempo.com salah satu tumbuhan yang dikenal berbahaya adalah Giant Hogweed (Heracleum mantegazzianum). Tanaman asal Asia ini dapat tumbuh hingga lebih dari lima meter dan bersifat invasif di Amerika Utara. Getahnya dapat menyebabkan luka bakar serius pada kulit, ruam, jaringan parut permanen, hingga kebutaan jika mengenai mata.
Tumbuhan lain yang sangat beracun adalah Hemlock Beracun (Conium maculatum). Seluruh bagian tanaman ini mengandung racun yang dapat menyebabkan kematian jika tertelan. Tanaman ini memiliki batang berongga dengan bercak-bercak ungu yang menjadi ciri khasnya. Selain itu, terdapat pula Hemlock Air Berbintik (Cicuta maculata), yang disebut sebagai salah satu tumbuhan paling mematikan di Amerika Utara. Keracunan tanaman ini dapat memicu sakit perut, mual, kejang, muntah, hingga kematian.
Kelompok tumbuhan lain yang berbahaya adalah keluarga lobak liar. Lobak Sapi (Heracleum maximum) dan Lobak Liar (Pastinaca sativa) dapat menyebabkan iritasi kulit, melepuh, hingga perubahan warna kulit saat bersentuhan dengan manusia. Sementara itu, Renda Ratu Anne (Daucus carota) juga dapat menimbulkan iritasi pada sebagian orang meski tingkat reaksinya berbeda-beda.
Di daerah tropis dan beriklim hangat, Oleander Kuning (Thevetia peruviana) menjadi tanaman hias yang cukup populer. Namun, seluruh bagian tanaman ini beracun, terutama bijinya. Konsumsi bagian tanaman tersebut dapat menyebabkan gangguan kesehatan serius. Kerabatnya, Oleander Merah Muda (Nerium oleander), juga diketahui memiliki tingkat racun yang tinggi.
Tumbuhan beracun lainnya adalah Sarung Tangan Rubah (Digitalis purpurea). Tanaman dengan bunga berbentuk lonceng berwarna ungu, merah muda, atau putih ini mengandung zat yang dapat mempengaruhi fungsi jantung. Jika tertelan dalam jumlah tertentu, racunnya dapat mengganggu irama jantung dan berpotensi fatal.
Sementara itu, Atropa belladonna atau dikenal sebagai belladonna merupakan tanaman semak beracun dengan buah menyerupai beri berwarna hitam keunguan. Buahnya yang tampak menarik sering kali menjadi ancaman bagi anak-anak karena mengandung racun yang berbahaya bagi sistem saraf.
Di Australia, terdapat tanaman yang dijuluki sebagai salah satu tumbuhan paling ditakuti di dunia, yakni Gympie-Gympie (Dendrocnide moroides). Tanaman ini memiliki rambut-rambut halus yang mengandung racun. Sentuhan ringan saja dapat menimbulkan rasa sakit luar biasa yang digambarkan seperti tersengat listrik dan terbakar secara bersamaan. Rasa nyeri tersebut bahkan dapat bertahan selama berbulan-bulan.
Para ahli mengingatkan masyarakat untuk mengenali berbagai jenis tumbuhan berbahaya tersebut, terutama saat beraktivitas di alam terbuka. Menghindari kontak langsung dengan tanaman yang tidak dikenal dan tidak mengonsumsi tumbuhan liar tanpa pengetahuan yang memadai menjadi langkah penting untuk mencegah risiko keracunan maupun cedera serius.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....