Lomba Bertutur Gorontalo 2026 Diikuti 98 Peserta

  • 20 Mei 2026 09:32 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Pemerintah Kabupaten Gorontalo menggelar Lomba Bertutur Tahun 2026 yang diikuti 98 siswa tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI). Berlangsung di Gedung Kasmat Lahay Convention Center, Limboto, Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Gorontalo Sofyan Puhi, Selasa 19 Mei 2026. Turut hadir Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus, Ketua DPRD Zulfikar Usira, Ketua TP-PKK Ny. Maryam Sofyan Puhi, Wakil Ketua TP-PKK Venny Yunus Anwar, Ketua DWP, pimpinan OPD, dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Sofyan menyampaikan bahwa lomba bertutur merupakan akar budaya masyarakat Gorontalo yang harus dibanggakan dan dipertahankan. Menurutnya, berdasarkan catatan sejarah, sebelum masuknya ajaran Islam, masyarakat Gorontalo lebih mengandalkan budaya tutur tanpa tulisan.

“Budaya bertutur memiliki peran krusial dalam sektor pariwisata Gorontalo. Peninggalan bersejarah seperti jejak kaki di Pelabuhan Leato/Pohe, ini perlu narasi cerita yang runtut dan menarik, bukan sekadar cerita karangan yang asal-asalan,” ungkap Sofyan.

Bupati Sofyan juga menekankan para dewan juri agar memberikan penilaian kepada setiap peserta secara objektif dan adil. Hal ini sangat penting untuk menggali kreativitas anak-anak, serta apresiasi kepada peserta agar tampil lebih maksimal, percaya diri dan semangat.

“Saya apresiasi kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan sebagai pelaksana, juga bunda literasi yang turut memperkuat budaya literasi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gorontalo, Donny Lahatie mengatakan, lomba bertutur merupakan salah satu kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun. Untuk lomba tahun ini, awalnya pihak panitia merencanakan hanya berlangsung selama dua hari. Namun, karena jumlah peserta yang membludak mencapai 98 orang, panitia menetapkan untuk dilaksanakan selama tiga hari.

“Sasaran utama dari penyelenggaraan kegiatan ini yaitu untuk membangun dan mengembangkan kemampuan kognitif anak-anak. Melalui kompetisi ini, anak-anak juga dilatih agar memiliki keberanian untuk tampil di depan banyak orang,” tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....