KPU Pohuwato Dukung Integrasi Data Kepemiluan Nasional
- 19 Mei 2026 20:25 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - KPU Pohuwato mengikuti Focus Group Discussion (FGD) bertema “Peran KPU dalam Mendukung Akselerasi GovTech Nasional melalui Demokratisasi Data Kepemiluan” yang digelar KPU RI secara daring melalui Zoom Meeting, Senin 18 Mei 2026. Kegiatan tersebut membahas pengelolaan data kepemiluan dengan mengedepankan tiga prinsip utama, yakni aksesibilitas, integritas dan keamanan data, serta interoperabilitas agar terhubung dengan ekosistem GovTech nasional.
Dalam pemaparannya, Anggota Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia, Betty Epsilon Idroos, menjelaskan Open Data KPU saat ini masih berada pada tahap awal untuk mengukur kesiapan implementasi di lingkungan KPU.
“Penerapan Open Data KPU bertujuan memperkuat transparansi, akuntabilitas, partisipasi publik, serta meningkatkan kualitas layanan informasi kepemiluan,” ucap Betty Epsilon Idroos.
Ia menegaskan penerapan Open Data tetap harus memperhatikan aspek keamanan informasi dan perlindungan data pribadi agar pengelolaan data kepemiluan berjalan aman dan terpercaya.
Menurut Betty, implementasi Open Data membutuhkan dukungan regulasi yang jelas, tata kelola yang terstruktur, infrastruktur teknologi yang memadai, serta sumber daya manusia yang kompeten.
“Implementasi Open Data membutuhkan dukungan kuat dari berbagai aspek agar sistem dapat berjalan optimal dan terintegrasi,” kata Betty.
Melalui kegiatan tersebut, KPU Pohuwato memperkuat pemahaman terkait transformasi digital dan integrasi pengelolaan data kepemiluan sebagai bagian dari dukungan terhadap akselerasi GovTech nasional.
Selain itu, penguatan sistem data kepemiluan dinilai penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang kepemiluan sekaligus mendukung keterbukaan informasi kepada masyarakat.
Kegiatan FGD ini turut diikuti Ketua dan Anggota KPU Pohuwato, Sekretaris, serta Kasubbag Teknis dan Hukum KPU Pohuwato secara virtual.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....